Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

 

6 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Cat Stevens Ungkap Kembali Dua Kejadian yang Membuatnya Memeluk Islam

Senin 02 May 2022 01:17 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda

Musisi Cat Stevens alias Yusuf Islam. Stevens mengungkap dua kejadian yang membuatnya memeluk Islam.

Musisi Cat Stevens alias Yusuf Islam. Stevens mengungkap dua kejadian yang membuatnya memeluk Islam.

Foto: AP
Cat Stevens mulai memakai nama Yusuf Islam sejak 1978.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Musisi Yusuf Islam atau juga dikenal dengan nama panggung Cat Stevens menceritakan pengalamannya sebelum memeluk Islam. Setidaknya, ada dua hal utama yang menjadi pemicunya melirik Islam.

 

Dua momen itu adalah ketika Stevens nyaris tidak selamat akibat arus ombak di Pantai Malibu pada 1976. Kedua, saat didiagnosis menderita tuberkulosis (TBC).

Baca Juga

Stevens mulai menyebut dirinya dengan nama baru pada 1978, tak lama setelah memeluk Islam. Belum lama ini, dia mengungkap alasan di balik itu dalam siniar BBC Desert Island Discs, seperti dilansir dari Express.co.uk, Ahad (1/5/2022).

Saat berada di pantai Malibu, penyanyi bernama lahir Steven Demetre Georgiou tersebut mendapati dirinya berada dalam arus yang kuat saat mencoba berenang kembali ke pantai. Ia nyaris tenggelam.

"Saya adalah orang Inggris. Saya tidak tahu bahwa tidak bijaksana untuk pergi keluar pada waktu itu dan berenang, jadi saya melakukannya. Saya hampir tenggelam, tetapi setelah saya spontan berjanji setia kepada Tuhan jika diselamatkan, ombak memindahkanku ke pantai," katanya kepada Rolling Stone.

Stevens mengaku tidak punya kekuatan lagi. Hanya ada satu tempat untuk mengadu, dan itu adalah Tuhan.

Stevens mengaku tidak pernah meragukan keberadaan Tuhan. Hanya saja, ia memang tidak pernah berdoa karena merasa hidupnya baik-baik saja. Tetapi, saat menghadapi dua momen berat tersebut, ia merasa berada di antara hidup dan mati.

"Revolusi Iran bahkan tidak ada di cakrawala. Saya merasa seperti menemukan sesuatu yang merupakan rahasia yang luar biasa," ujar pelantun "Morning Has Broken" itu.

Stevens punya pengalaman lain yang berkaitan erat dengan mendekati kematian. Tujuh tahun sebelumnya, pada 1969, sang bintang mengidap tuberkulosis, sebuah kondisi yang membuatnya tidak bisa menjalani kehidupan seperti rockstar pada umumnya.

Sejak itu, Stevens "sangat khawatir" dengan kesehatan, sehingga tidak berani memilih gaya hidup seperti sesama musisi rock kala itu. TB dianggap jenis penyakit yang sangat mengerikan.

Stevens yang pernah menggunakan narkoba sintesis LSD beberapa kali memilih menjauh dari gaya hidup bintang rock karena sangat khawatir dengan kesehatannya. Musisi 73 tahun itu menjadi vegetarian, dan kerap membawa vitamin maupun minuman khusus ke mana pun ia pergi.

Tuberkulosis masih memengaruhi sekitar 5.000 orang setiap tahun di Inggris. Menurut situs web pemerintah setempat, banyak orang tidak menyadari, baik gejala maupun dampak dari penyakit ini.

Tuberkulosis adalah infeksi bakteri yang menyebar melalui droplet di udara yang terhirup ketika seseorang yang terinfeksi melakukan batuk atau bersin. Penyakit ini memengaruhi paru-paru, tetapi juga dapat berdampak pada sistem saraf, kelenjar, dan tulang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile