Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

11 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Jelang Akhir Tahun, Moderna Berencana Rilis Vaksin Booster Spesifik Omicron

Senin 02 May 2022 04:18 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Vaksin Moderna. Food and Drug Administration (FDA) memberikan waktu sampai Juni kepada Moderna untuk mengurus perizinan booster spesifik untuk varian Covid-19.

Vaksin Moderna. Food and Drug Administration (FDA) memberikan waktu sampai Juni kepada Moderna untuk mengurus perizinan booster spesifik untuk varian Covid-19.

Foto: AP Photo/Charles Krupa
Moderna masih menguji vaksin booster spesifik untuk omicron.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Moderna saat ini sedang melakukan pengujian terhadap vaksin booster spesifik untuk omicron yang diprediksi akan rilis pada musim gugur atau sekitar akhir tahun ini. Di samping itu, Moderna juga memiliki kandidat vaksin yang lebih kuat untuk memberikan perlindungan terhadap beragam varian Covid-19.

"Kami percaya diri bahwa pada musim gugur tahun ini, kami akan memiliki vaksin booster baru tersebut," jelas Chief Medical Officer (CMO) Moderna Paul Burton, seperti dilansir Fox News, Ahad (2/5/2022).

Baca Juga

Food and Drug Administration (FDA) memberikan waktu sampai Juni kepada Moderna untuk mengurus perizinan booster spesifik untuk varian Covid-19. Vaksin modifikasi ini diperkirakan akan menelan biaya dari pemerintah Amerika Serikat (AS) sebesar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 72,6 triliun hingga 12 miliar dolar AS atau sekitar Rp 174,3 triliun.

Belum lama ini, Moderna juga baru mengajukan perizinan kepada FDA untuk penggunaan vaksin Covid-19 pada anak berusia enam tahun atau lebih muda. Data penunjang dari berbagai studi sudah diserahkan kepada FDA beberapa waktu lalu.

"Dengan begitu, (FDA) bisa melakukan pengujian mereka sendiri, analisis mereka sendiri," jelas Burton.

Efektivitas vaksin Covid-19 pada kelompok anak berusia dua hingga lima tahun adalah 37 persen. Sedangkan efektivitas pada anak berusia di bawah 2 tahun adalah 51 persen. Efektivitas yang lebih rendah ini dinilai berkaitan dengan virulensi varian omicron yang kuat.

"Artinya bagi orang tua dan pengasuh adalah, bila mereka memberikan vaksin moderna pada anak-anak kecil, mereka secara umum memangkas setengah risiko anak terkena Covid-19 bergejala," jelas Burton.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile