Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

Monday, 4 Jumadil Awwal 1444 / 28 November 2022

4 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pengamat: Perolehan Ziswaf Ramadhan 2022 Meningkat

Rabu 04 May 2022 08:18 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Agung Sasongko

Ilustrasi Zakat. Republika/Thoudy Badai

Ilustrasi Zakat. Republika/Thoudy Badai

Foto: Republika/Thoudy Badai
Peningkatan itu diproyeksi meningkat sebesar 30 persen-40 persen.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Pengamat Ekonomi Syariah dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Irfan Syauqi Beik menilai, penghimpunan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) sepanjang Ramadhan 2022 meningkat. Peningkatan itu diproyeksi meningkat sebesar 30 persen-40 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

“Meski belum ada data resmi yang dirilis, tapi saya melihat ziswaf berpotensi meningkat 30 persen-40 persen jika dibandingkan dengan Ramadhan tahun lalu,” kata Irfan saat dihubungi Republika, Rabu (4/5/2022).

Baca Juga

Irfan menambahkan, terdapat sejumlah lembaga filantropi Islam yang perolehan penghimpunan dana ziswafnya melebihi 40 persen jika dibandingkan dengan Ramadhan di tahun lalu. Adanya peningkatan penghimpunan dana ziswaf dinilai dipengaruhi beberapa hal, yakni semangat berbagi yang tinggi dan pulihnya ekonomi nasional secara berangsur.

Pihaknya pun menilai, antusiasme umat Islam dalam bersedekah di bulan Ramadhan sangatlah tinggi. Di mana dia menilai gerakan berbagi tumbuh sedemikian cepat. Untuk  itu Irfan optimistis bahwa penghimpunan dana ziswaf pun akan meningkat.

Pihaknya juga menilai adanya tren berziswaf umat melalui lembaga yang semakin meningkat. Umat dinilai sudah mulai terbiasa menyalurkan dana ziswafnya melalui lembaga filantropi karena adanya kemampuan lembaga filantropi Islam dalam menjaga kepercayaan muzakki.

“Kita lihat umat juga sudah mulai terbiasa mengumpulkan ziswaf melalui LAZ (lembaga amil zakat) akibat kemampuan LAZ resmi dalam menjaga kepercayaan dan memudahkan proses pengumpulan yang memanfaatkan teknologi,” kata dia.

Namun demikian dia menekankan, edukasi perlu terus ditingkatkan karena masih banyak masyarakat Muslim Indonesia yang masih menyalurkan dana ziswafnya secara sendiri-sendiri.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile