Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pasien yang Dirawat di Wisma Atlet Kini Tersisa 10 Orang

Kamis 05 May 2022 07:21 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Christiyaningsih

Koordinator Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Mintoro Sumego saat memberikan keterangan pers di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (5/5).

Koordinator Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Mintoro Sumego saat memberikan keterangan pers di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (5/5).

Foto: Republika/Flori sidebang
Saat ini pasien di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat tersisa 10 orang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koordinator Humas Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego mengatakan saat ini pasien di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat tersisa 10 orang. Jumlah ini terdiri dari empat orang pria dan enam wanita.

 

"Alhamdulillah, pasiennya tinggal 10 saja," kata Mintoro kepada wartawan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Kamis (5/5/2022).

Baca Juga

Ia mengungkapkan delapan orang dari 10 pasien itu terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan. Sedangkan dua pasien lainnya memiliki komorbid atau penyakit bawaan, yakni hipertensi. Namun, Mintoro memastikan seluruh pasien itu dalam kondisi yang baik.

Mintoro menjelaskan kini okupansi tempat tidur di rumah sakit tersebut berada di bawah satu persen dari total kapasitas tempat tidur yang tersedia sebanyak 3.800 unit. Adapun tower yang digunakan di Wisma Atlet Kemayoran saat hanya dua yakni tower 5 dan 6.

"Karena tower 4 dan tower 7 digunakan sebagai karantina atau tempat sebagai karantina. Tower 7 digunakan untuk petugas medis yang mengawaki karantina," ungkapnya.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya tetap menyiagakan sebanyak 500 relawan untuk bertugas di RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Jumlah ini terdiri dari 400 tenaga medis dan 100 orang non-medis. "Ini sudah sesuai dengan minimal essential force yang kami rencanakan untuk jika terjadi apa-apa," jelas dia.

Mintoro pun mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan selama libur Lebaran. "Kami tetap pesan kepada masyarakat untuk tetap patuhi protokol kesehatan selama liburan mudik ini," tuturnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile