Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

14 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Akui Bersalah, Kolonel Priyanto Minta Maaf 

Selasa 10 May 2022 07:50 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Agus Yulianto

Terdakwa kasus pembunuhan Handi Saputra dan Salsabila, Kolonel Infanteri Priyanto saat menjalani sidang lanjutan,

Terdakwa kasus pembunuhan Handi Saputra dan Salsabila, Kolonel Infanteri Priyanto saat menjalani sidang lanjutan,

Foto: Republika/Flori Sidebang
Permohonan maaf ditujukan ke TNI khusunya Angkatan Darat dan keluarga korban.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana dua remaja sipil di Nagreg, Jawa Barat, Kolonel Infanteri Priyanto mengaku, bersalah dan sangat menyesali perbuatannya. Dia pun menyampaikan permohonan maaf kepada institusi TNI, khusunya Angkatan Darat dan keluarga korban atas tindakannya yang membuang jasad Handi Saputra serta Salsabila ke sungai. 

Awalnya, Hakim Ketua Brigjen TNI Faridah Faisal bertanya kepada Priyanto apakah ada hal yang ingin disampaikan oleh prajurit TNI AD tersebut. Priyanto pun meminta izin mengambil kesempatan itu untuk meminta maaf. 

Baca Juga

"Kami sangat menyesali apa yang saya lakukan, dan kami sangat merasa bersalah, sangat-sangat merasa bahwa kami sudah merusak institusi TNI, khususnya TNI AD," kata Priyanto saat sidang dengan agenda pembacaan pleidoi di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Selasa (10/5).

Dia mengungkapkan, hingga kini, dirinya belum sempat mengucapkan maaf kepada keluarga korban. Oleh karena itu, Priyanto menyebut, melalui persidangan kali ini dia mencoba menyampaikan permintaan maaf dan penyesalannya. 

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya dan saya penyesalan yang sangat dalam dan kami mohon kiranya Yang Mulia (Majelis Hakim) bisa melihat dari apa yang kami lakukan hal itu memang sangat-sangat bodoh sekali, perbuatan yang betul-betul tidak baik sekali. Dan saya harapkan ini bagi saya yang pertama dan terakhir, tidak melakukannya lagi," ucap Priyanto. 

"Dan saya harapkan apa yang saya sampaikan bisa diterima oleh keluarga korban," imbuhnya. 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile