Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Rio Ferdinand Minta Maaf Pernah Ejek Mourinho Soal Prestasi Terbaik Bersama MU

Selasa 10 May 2022 10:39 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Israr Itah

Jose Mourinho, mantan pelatih Manchester United.

Jose Mourinho, mantan pelatih Manchester United.

Foto: EPA-EFE/ELISABETTA BARACCHI
Mourinho mengatakan prestasi terbaiknya adalah membawa MU runner up Liga Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Rio Ferdinand minta maaf ke Jose Mourinho, setelah mantan pemain Manchester United (MU) menyindir pelatih AS Roma tersebut. Mourinho pada masa lalu pernah berkata bahwa prestasi terbaiknya sebagai pelatih adalah membawa MU ke peringkat kedua Liga Primer Inggris. Padahal sepanjang kariernya, Mourinho mengoleksi 25 trofi.

 

United memang kesulitan untuk menjuarai Liga Inggris sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013. Namun Mourinho menikmati kesuksesannya selama di Old Trafford. Pelatih asal Portugal itu membawa Iblis Merah menjuara Piala Carabao dan Liga Europa pada musim pertamanya untuk MU. 

Baca Juga

Di liga, prestasi terbesar Mourinho di MU hanya runner-up Liga Inggris. Ia mengaku bangga dengan pencapaian itu karena orang tidak tahu apa-apa yang ada di belakang layar MU. 

Saat mengucapkan itu pada 2019, Ferdinand merespons negatif. Namun berselang lama, Ferdinand meminta maaf karena telah menghakimi Mourinho tanpa fakta yang valid. Ia baru merasakan ada kebenaran dalam pernyataan Mourinho setelah MU makin terpuruk sejak ditinggalkan pelatih asal Portugal tersebut pada Desember 2018.

"Saya, secara pribadi minta maaf sampai batas tertentu dalam hal cara memandang dan menilainya," kata Ferdinand dalam Vibe with Five, dikutip dari Daily Star, Selasa (10/5/2022).

Namun, Ferdinand tetap membela diri. Ia mengatakan masih ada kekurangan dalam beberapa cara Mourinho menangani pemain dan situasi di mana ia terlibat. Akan tetapi, ia paham tak banyak yang tahu situasi di internal MU saat itu. 

Menurutnya, pada 2019, bisa terlihat ada banyak hal yang salah terjadi di belakang layar. "Jelas, Jose Mourinho tahu. Saya ingin punya waktu setengah jam untuk berbicara dengan Jose tentang waktunya di MU hanya untuk mengetahui di mana dia berada, dengan sedikit lebih detail daripada yang pernah kita lihat untuk mengukurnya ke tempat kita sekarang. Itu akan memberikan pencerahan," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile