Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

15 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

PPKM Diperpanjang, Anies Ingatkan Masyarakat Pandemi Belum Berakhir

Kamis 12 May 2022 08:39 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Nur Aini

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Foto: Dok Satgas Covid-19
Jakarta juga menghadapi kasus hepatitis akut selain Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, mengumumkan perpanjangan PPKM Level 2 selama 14 hari kedepan, 10 Mei sampai 23 Mei. Dia mengingatkan, agar seluruh masyarakat bisa tetap menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh di masa transisi ini.

“Insya Allah, sebentar lagi akan segera melewati pandemi dengan baik. Ingat pandemi belum berakhir, jangan abai,” kata Anies dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/5/2022).

Baca Juga

Saat pandemi masih berlangsung di Jakarta, penularan penyakit lain, hepatitis akut, juga diduga bertambah. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan, DKI Jakarta saat ini sedang mendalami 21 kasus dugaan hepatitis akut misterius secara epidemiologi. Menurutnya, seluruh kasus tersebut merupakan warga domisili Jakarta.

“Dari 21 kasus, 14 orang, termasuk tiga yang meninggal, berusia kurang dari 16 tahun,” kata Riza kepada awak media, Kamis (12/5). 

Sementara tujuh orang lainnya, kata dia, berusia lebih dari 16 tahun dan masih dalam proses penyelesaian pemeriksaaan. Menurut dia, tujuh orang berusia lebih dari 16 tahun itu tidak termasuk kriteria WHO sebagai kewaspadaan hepatitis akut berat yang belum diketahui penyebabnya.

Menurutnya, pemeriksaan hepatitis akan dilakukan secara lengkap dari jenis A hingga E. “Jadi semua kasus masih berstatus pending classification,” ujarnya.

Ditanya keperluan untuk pembentukan satgas penyakit tersebut, Riza membantahnya. Menurut dia, Jakarta masih akan menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile