Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

11 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Wajib Tahu! Lima Mitos Penggunaan Tabir Surya

Sabtu 14 May 2022 03:39 WIB

Red: Ani Nursalikah

Gunakan tabir surya sebagai perlindungan kulit dari efek buruk sinar matahari. Wajib Tahu! Lima Mitos Penggunaan Tabir Surya

Gunakan tabir surya sebagai perlindungan kulit dari efek buruk sinar matahari. Wajib Tahu! Lima Mitos Penggunaan Tabir Surya

Foto: Picryl
Agar pemakaiannya maksimal, jangan sampai terjebak mitos penggunaan tabir surya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sunscreen atau tabir surya merupakan salah satu tahapan perawatan kulit yang sangat penting untuk melindungi kulit dari bahaya radiasi sinar matahari yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan kulit, mulai dari hiperpigmentasi, penuaan dini, sampai kanker kulit.

Dikutip dari siaran resminya, menurut Medical Innovation Expert BeautyHaul Claudia Christin, setiap orang wajib menggunakan tabir surya minimal SPF 15+ yang perlu diaplikasikan ulang setiap dua jam. Namun, masih banyak orang yang belum memahami pentingnya tabir surya atau sering terjebak dalam mitos-mitos sehingga tidak menggunakannya secara maksimal.

Baca Juga

Setidaknya lima mitos mengenai tabir surya yang dipercaya oleh banyak orang, padahal penggunaan tabir surya yang tidak tepat dapat menyebabkan masalah di kemudian hari.

1. Tabir surya cukup dioleskan sekali

Banyak orang yang mengira menggunakan tabir surya satu kali sudah cukup untuk melindungi kulit dari sinar UV seharian penuh. Faktanya, seberapapun tingginya tingkat SPF yang Anda miliki, perlindungan tersebut akan memudar fungsinya dalam dua jam.

Maka, Claudia menyarankan untuk memakai ulang setiap dua jam agar kulit tetap terlindungi. Dalam pengaplikasian ulang tersebut, Anda dapat memilih tabir berbentuk spray atau stik yang lebih praktis dan meminimalisir lunturnya riasan wajah yang telah digunakan.

2. Tabir surya tahan air

Walaupun sebuah tabir surya memiliki klaim tahan air, nyatanya ketika mandi, berenang, mencuci muka, maupun mengambil air wudhu, perlindungannya tetap dapat luntur dan menipis. Oleh karena itu, dianjurkan agar mengaplikasikan tabir surya kembali ke kulit setelah selesai berenang atau mandi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile