Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

30 Zulqaidah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Apakah Shalat Sah Jika Jilbab Tertanggal?

Rabu 18 May 2022 00:58 WIB

Rep: udang bago/ Red: Partner

.

.

Foto: network /udang bago
Menutupi aurat atau bagian-bagian yang harus tertutup secara mutlak dalam shalat merupakan syarat sahnya shalat.

Ilustrasi jamaah shalat wanita - (EPA/Ben Hajan)
Ilustrasi jamaah shalat wanita - (EPA/Ben Hajan)

INDRAMAYU -- Banyak di antara kalangan wanita merasa kebingunan ketika jilbabnya terlepas saat sujud terakhir shalat. Maka, secara refleks, tangan kita akan menariknya kembali dan melanjutkan untuk mengucapkan salam terakhir. Namun, ketika usai shalat, kita baru menyadarinya bila bagian depan rambut masih terlihat.

Dikutip dari aboutislam.net, Sheikh Ahmad Kutty, dosen senior dan sarjana Islam di Institut Islam Toronto, Ontario, Kanada, menyebutkan fatwa sebagai berikut:

"Jika jilbab Anda terlepas saat shalat dan rambut Anda terbuka sebagian secara tidak sengaja, Anda tidak perlu khawatir dan shalat Anda sah."

Dikatakan Sheihk Ahmad, menutupi aurat atau bagian-bagian yang harus tertutup secara mutlak dalam shalat merupakan syarat sahnya shalat. Maka, barang siapa dengan sengaja menghilangkannya, maka shalatnya batal; seseorang harus mengulanginya.

"Jika aurat terbongkar secara tidak sengaja, maka pandangan sebagian ulama terkemuka adalah boleh saja asalkan itu sesuatu yang marjinal dan bukan yang utama. Jadi, jika jilbab Anda terpeleset dan rambut Anda terbuka sebagian secara tidak sengaja, Anda tidak perlu khawatir; shalatmu sah," ujarnya.

Dikatakannya, karena shalat adalah amalan terbaik kita di sisi Allah, maka kita harus fokus melakukannya sebaik mungkin. Shalat yang benar, tegas dia, berarti shalat yang benar dengan memenuhi semua syarat dan tata krama dengan tetap menjaga semangat.

"Allah dalam Alquran memerintahkan kita untuk mendirikan shalat. Mendirikan shalat tidak hanya melaksanakannya dengan cara apa pun yang kita pilih," katanya.

Sebaliknya, itu memerlukan mengamati baik bentuk dan semangat seperti yang diajarkan oleh Nabi SAW dalam sabdanya, "Berdoalah seperti Anda telah melihat saya berdoa." (Al-Bukhari)

"Oleh karena itu, marilah kita memperhatikan doa kita dan berdoa kepada Allah untuk menerimanya. Allah SWT lebih tahu," ujarnya.

Sumber:

https://aboutislam.net/counseling/ask-the-scholar/prayer/is-my-prayer-valid-if-my-headscarf-slipped-off/

sumber : https://matapantura.republika.co.id/posts/136914/apakah-shalat-sah-jika-jilbab-tertanggal-
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 

BERITA TERKAIT

 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile