Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pelatih Eintracht Frankfurt Ungkap Hal Ini Seusai Bawa Timnya Juara Liga Europa

Kamis 19 May 2022 07:30 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

 Pelatih kepala Frankfurt Oliver Glasner merayakan dengan trofi setelah memenangkan pertandingan sepak bola final Liga Eropa antara Eintracht Frankfurt dan Rangers FC di stadion Ramon Sanchez Pizjuan di Seville, Spanyol, Kamis (19/5/2022) dini hari WIB.

Pelatih kepala Frankfurt Oliver Glasner merayakan dengan trofi setelah memenangkan pertandingan sepak bola final Liga Eropa antara Eintracht Frankfurt dan Rangers FC di stadion Ramon Sanchez Pizjuan di Seville, Spanyol, Kamis (19/5/2022) dini hari WIB.

Foto: AP/Manu Fernandez
Pada pertandingan ini, Frankfurt sempat tertinggal lebih dulu dari Rangers.

REPUBLIKA.CO.ID, SEVILLE -- Pelatih Eintracht Frankfurt Oliver Glasner mengatakan dirinya bangga dengan keberhasilan timnya menjuarai Liga Europa dengan mengalahkan Rangers melalui babak adu penalti pada partai final di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Kamis (19/5/2022) dini hari WIB. Dikutip dari situs resmi klub, Kamis, Glasner mengatakan, ia juga bangga kepada pemainnya dan mereka mampu menunjukkan bahwa Frankfurt berbeda dengan tim lainnya di Liga Europa.

 

"Ini adalah jenis pertandingan yang kami perkirakan. Rangers memang tangguh untuk dihadapi, kuat secara fisik dan bermain banyak bola panjang," ungkap Glasner.

Baca Juga

Menurutnya, pada babak pertama, Frankfurt sering tidak memiliki keunggulan di area penalti dan tidak memiliki intensitas yang dibutuhkan untuk berlari ke ruang kosong secara konsisten.

Glasner menilai, timnya mengambil penalti dengan baik dan secara tidak khusus melatihnya pada sesi latihan sebelumnya dalam menyambut partai final Liga Europa ini. "Tahun dimulai dengan awal yang sulit bagi kami semua, tetapi para pemain selalu percaya pada diri mereka sendiri dan pada kami dan selalu berkomitmen penuh, dan itu membuktikan jenis karakter dan mentalitas yang mereka miliki," kata Glasner.

"Semangat tim benar-benar berkembang. Semua orang selalu positif, bahkan mereka yang gagal masuk ke dalam skuad, mereka tidak pernah berhenti mendukung tim. Anda membutuhkan semua orang untuk memenangi pertandingan seperti ini," sambungnya.

Pada pertandingan ini, Frankfurt sempat tertinggal lebih dulu dari Rangers melalui Joe Aribo pada menit ke-57, sebelum akhirnya disamakan oleh gol Rafael Santos Borre pada menit 69 dan membuat pertandingan harus diakhiri dengan adu penalti. Ini merupakan gelar Liga Europa kedua untuk Eintracht Frankfurt sepanjang sejarah, setelah sebelumnya menjuarai turnamen yang sebelumnya bernama Piala UEFA pada musim 1979/1980.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile