Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

13 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Jelang Vs The Blues, Brendan Rodgers Mengaku Sebagai Pengagum Berat Chelsea

Kamis 19 May 2022 08:27 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pemain Chelsea Christian Pulisic, kanan, merayakan dengan rekan setimnya setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Leeds United dan Chelsea di Elland Road di Leeds, Inggris, Rabu 11 Mei 2022.

Pemain Chelsea Christian Pulisic, kanan, merayakan dengan rekan setimnya setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Leeds United dan Chelsea di Elland Road di Leeds, Inggris, Rabu 11 Mei 2022.

Foto: AP/Jon Super
Chelsea dan Leicester City akan bertarung dini hari nanti WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Leicester City Brendan Rodgers mengaku sebagai pengagum berat Chelsea. Ia juga menyukai kinerja Thomas Tuchel. Rodgers mengeklaim Chelsea adalah tim terbaik yang pernah dihadapinya musim ini,

Pujian itu datang jelang Leicester menghadapi Chelsea dalam pertandingan pekan ke-27 Liga Inggris yang tertunda, di Stadion Stamford Bridge, Jumat (20/5/2022) dini hari WIB. Pada awal musim, Leicester takluk 3-0 berkat gol Antonio Rudiger, N’Golo Kante dan Christian Pulisic.

Baca Juga

“Saya akan mengatakan bahwa mereka adalah tim terbaik yang kami mainkan musim ini. Ketika kami memainkan mereka di awal musim, mereka berada di puncak permainan mereka. Saya pikir mereka luar biasa,” kata Rodgers dilansir dari Metro, Kamis (19/5/2022).

Tak lama setelah momen  itu, The Blues kehilangan beberapa pemain karena cedera yang berdampak kepada performa di lapangan. Dari kasus Chelsea itu, Rodgers ingin mengatakan bahwa tim sekuat Chelsea masih membutuhkan pemain top di pertandingan. Sebab dengan keberadaan mereka sistem permainan akan berfungsi.

Situasi tersebut jelas tantangan bagi klub. Namun Rodgers tahu bahwa mereka memiki pelatih yang luar biasa dan melakukan pekerjaanya luar biasa. Ia didukung oleh pemain sangat bagus dan bertalenta tinggi.

Chelsea memang gagal mempertahankan gelar Liga Champions, gagal meraih Liga Inggris serta kalah di final Piala FA dan Piala Liga. Tetapi Rodgers Chelsea tetap pantas mendapatkan pujian meskipun tak memenangkan trofi musim ini.

“Saya melihat mereka kalah di final Piala FA tetapi mereka memiliki begitu banyak keberanian karena mereka terus sampai di sana,” ujarnya.

Menurutnya semua tim lebih menyukai kalah di partai final daripada tidak mencapai ke titik tersebut. Pasalnya dengan sampai ke posisi tersebut sudah pantas dipandang sebagai tim top. Rodgers berharap musim depan mereka kembali menjadi penantang gelar.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile