Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

27 Zulqaidah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pelonggaran Kenakan Masker Harusnya Didahului Survei Antigen

Kamis 19 May 2022 10:08 WIB

Rep: Surya Dinata/ Red: Fian Firatmaja

Wisatawan berjalan-jalan tanpa menggunakan masker di kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, Rabu (18/5/2022). Beberapa wisatawan mulai tidak menggunakan masker saat berwisata usai adanya pelonggaran aturan pemakaian masker di tengah Pandemi Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
EMBED
Survei antigen dinilai penting dilakukan sebelum longgarkan aturan kenakan masker.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK — Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan untuk memperbolehkan masyarakat tidak menggunakan masker di ruang terbuka. Kebijakan tersebut dinilai epidemiolog terlalu terburu-buru.

Epidemiolog UI Dr. Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan kebijakan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka seharusnya didahului dengan survei antigen terlebih dahulu di berbagai kabupaten/kota. 

Tri menilai kebijakan tersebut dianggap terlalu terburu-buru sebab menurutya pemerintah hanya melakukan survei antibodi saja pada daerah tertentu. Sedangkan yang terpenting adalah survei antigen guna menentukan seseorang aman atau tidak dari penularan Covid-19. 

 

 

 

 

Videografer | Surya Dinata

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 

 
hide ads show ads
desktop mobile