Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

 

17 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Cara Deteksi Long Covid dan Mengatasinya

Jumat 20 May 2022 05:20 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Nora Azizah

Kasus 'Long Covid' hingga kini terus meningkat.

Kasus 'Long Covid' hingga kini terus meningkat.

Foto: www.freepik.com
Kasus 'Long Covid' hingga kini terus meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama dua tahun terakhir, kasus dan kematian Covid-19 baru terjadi naik dan turun seiring dengan lonjakan varian dan subvarian. Kasus long Covid atau yang berarti gejala berkepanjangan pascainfeksi juga terus meningkat.

 

Istilah "long Covid" mengacu pada berbagai kondisi kesehatan yang dapat berlangsung berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah pulih dari infeksi Covid. Gejala umumnya termasuk kelelahan, kesulitan bernapas, jantung berdebar, kabut otak, pusing, sakit perut dan perubahan indera perasa atau penciuman, menurut Centers for Disease Control (CDC).

Baca Juga

“Jelas tidak ada perlambatan dalam permintaan dan kebutuhan untuk perawatan long Covid. Itu terus meningkat,” kata Dr Jason Maley, Direktur Beth Israel Deaconess Medical Center yang berbasis di Boston, seperti dikutip dari CNBC, Jumat (20/5/2022).

Long Covid diperkirakan telah mempengaruhi sebanyak 23 juta orang Amerika pada Maret, menurut Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS. 

“Masih banyak yang belum diketahui tentang long Covid, bahkan dalam komunitas medis,” kata Maley.

 

Mendeteksi long Covid

Jika telah dinyatakan positif Covid, kata Maley, pertimbangkan untuk melakukan isolasi mandiri sekitar sebulan setelah pulih. “Perhatikan gejala umum seperti perubahan dalam pikiran, memori, dan kemampuan untuk tampil di tempat kerja atau berfungsi secara efektif di rumah,” katanya.

Beberapa gejala long Covid mungkin tampak tidak jelas pada awalnya. Maley mengatakan kelelahan yang tertunda, bahkan berhari-hari setelah aktivitas berat, bisa menjadi tanda long Covid.

“Anda mungkin tidak merasa lelah saat sedang aktif saat ini, tetapi berjam-jam atau bahkan satu hingga dua hari kemudian, Anda mungkin dilanda kelelahan yang luar biasa,” katanya.

Menurut CDC, orang dengan "penyakit Covid-19 lebih parah" dan "kondisi kesehatan yang mendasarinya sebelum Covid-19" mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena long Covid. Jadi, isolasi mandiri sangat penting bagi siapa saja yang dirawat di rumah sakit karena Covid, atau membutuhkan perawatan intensif untuk pulih.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Pathogens pada November 2021 menunjukkan bahwa sebagian kecil orang dengan long Covid tidak menunjukkan gejala, dan bahkan tidak tahu mereka mengidap Covid.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile