Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

27 Zulqaidah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Fitch: Eropa Kemungkinan Resesi Jika Hentikan Pasokan Gas Rusia

Jumat 20 May 2022 12:15 WIB

Red: Esthi Maharani

Lembaga rating global Fitch menyampaikan resesi ekonomi di kawasan Eropa kemungkinan besar akan terjadi jika mereka mendadak menghentikan pasokan gas dari Rusia.

Lembaga rating global Fitch menyampaikan resesi ekonomi di kawasan Eropa kemungkinan besar akan terjadi jika mereka mendadak menghentikan pasokan gas dari Rusia.

Kehilangan 30 persen pasokan gas akan membuat PDB zona Eropa turun 2 persen.

REPUBLIKA.CO.ID., ANKARA -- Lembaga rating global Fitch menyampaikan resesi ekonomi di kawasan Eropa kemungkinan besar akan terjadi jika mereka mendadak menghentikan pasokan gas dari Rusia.

"Penghentian segera dan total pasokan gas alam Rusia akan mengakibatkan kekurangan dan menyebabkan guncangan ekonomi makro yang besar," kata Fitch dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga

Fitch memperkirakan 60 persen dari penggunaan gas domestik di Jerman dipasok oleh Rusia, sedangkan impor gas Uni Eropa dari Rusia mencapai 38 persen.

Bank Sentral Eropa memperkirakan bahwa ekonomi zona euro akan terkontraksi 0,7 persen jika pasokan gas alam turun 10 persen, ujar Fitch.

"Kehilangan 30 persen pasokan gas akan membuat PDB zona Eropa turun 2 persen. Untuk Jerman, hilangnya pasokan gas Rusia akan membuat PDB turun 4 persen," katanya.

Fitch mengatakan pasokan gas alam Rusia dapat diganti dengan sumber gas dan energi lain dari waktu ke waktu, tetapi kerugian langsung menimbulkan risiko signifikan bagi Eropa.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/fitch-eropa-kemungkinan-resesi-jika-hentikan-pasokan-gas-rusia/2592982
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile