Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

 

4 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Jumat 20 May 2022 17:25 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Friska Yolandha

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada Sabtu (21/5/2022) hingga Ahad (22/5/2022).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada Sabtu (21/5/2022) hingga Ahad (22/5/2022).

Foto: Antara/JAYA
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada Sabtu (21/5/2022) hingga Ahad (22/5/2022). Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur - Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.

 

"Untuk masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," kata Kepala Humas BMKG Taufan Maulana, Jumat (20/5/2022).

Baca Juga

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, perairan selatan Banten, dan Laut Arafuru.

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka, Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, Laut Bali, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, perairan selatan Bali - Pulau Sumba, Selat Sumba bagian barat. Kemudian, perairan Pulau Sawu, Laut Sawu, perairan Kupang - Pulau Rotte, Samudra Hindia Selatan NTT, Laut Sumbawa, perairan Kep. Selayar - Kep. Sabalana, perairan Baubau - Wakatobi, Laut Flores, perairan Manui - Kendari, Teluk Tolo, perairan selatan Kep. Banggai - Kepulauab Sula, Laut Banda, perairan Pulau Buru - Pulau Ambon - Pulau Seram, Laut Seram, perairan Kepulauan Sermata - Kepulauan Tanimbar, perairan Kepulauan Kai - Kepulauan Aru, Laut Arafuru.

Kemudian, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.5 - 4.0 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh , perairan barat Pulau Simelue - Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu - barat Lampung. Kemudian, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Jawa Timur, Samudra Hindia Selatan Banten - NTB.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan, kapal tongkang, kapal feri dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile