Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tinju Raih Hasil Terbaik SEA Games dalam 30 Tahun Terakhir

Senin 23 May 2022 03:29 WIB

Red: Israr Itah

SEA Games Vietnam

SEA Games Vietnam

Foto: Dok SEA Games Vietnam
Tinju menyumbang satu emas, tiga perak, dan satu perunggu di SEA Games Vietnam.

REPUBLIKA.CO.ID, HANOI -- Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) mengapresiasi para petinju yang telah membuat cabang olahraga tersebut berhasil meraih hasil terbaik dalam 30 tahun terakhir pada SEA Games Vietnam. Ketua Umum PP Pertina Mayjen TNI (purn) Komaruddin Simanjuntak bangga kepada enam petinju yang turun bertanding pada pesta olahraga sesama negara Asia Tenggara itu.

"Ini menunjukkan bahwa program latihan yang disusun oleh manajer, berkolaborasi dengan pelatih kepala. semua masukkan itu dilaksanakan dengan baik, ini yang saya lihat," kata Komaruddin kepada Antara, ditemui di Bac Ninh Gymnasium, Bac Ninh, Vietnam, Ahad (22/5/2022).

Baca Juga

Dia juga mengatakan bahwa hasil medali yang berhasil dipersembahkan para petinju pada SEA Games ke-31 kali ini telah sesuai dengan target yang ditetapkan. "Terbukti dari 30 tahun terakhir kita di dalam SEA Games tidak pernah lagi mendapatkan hasil seperti sekarang. Saat ini Pertina sudah bisa merebut satu emas, tiga perak, dan satu perunggu. Hanya satu yang lolos," kata Komaruddin.

Menurut Komaruddin, PP Pertina memang hanya melaporkan target satu emas kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Namun, dia bersyukur empat atlet tinju mampu lolos ke babak final, satu terhenti pada semifinal, dan satunya lagi belum dapat meraih medali, yang menurut dia wajar terjadi.

Komaruddin bertekad meningkatkan capaian lima medali tersebut pada Asian Games, yang seharusnya berlangsung pada September 2022, tapi ditunda hingga 2023.

Selanjutnya, Komaruddin mengatakan, para atlet akan diberikan waktu istirahat setidaknya tujuh hari sepulang dari Vietnam. Mereka kemudian akan kembali ke kamp untuk melaksanakan pelatnas dalam upaya mencapai target selanjutnya di Kejuaraan Dunia tahun ini.

"Jadi, kita harus bisa mengimbangi itu, tentunya dengan program yang sangat keras," kata Komaruddin.

Komaruddin juga mengungkapkan bahwa Kejuaraan Dunia tersebut akan digelar di Manado pertengahan Oktober. Ini merupakan pertama kali Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan tinju dunia.

"Kita sudah dapat surat balasan dari presiden tinju dunia. Kita dipercaya sebagai penyelenggara, dan ini sejarah ya, belum pernah terjadi di Indonesia," kata Komaruddin.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile