Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

30 Zulqaidah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Putin: Ekonomi Rusia Baik-Baik Saja Meski Ada Sanksi Barat

Senin 23 May 2022 15:13 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Dwi Murdaningsih

 Presiden Rusia Vladimir Putin.

Presiden Rusia Vladimir Putin.

Foto: AP/Mikhail Metzel/Pool Sputnik Kremlin
Barat mengisolasi Rusia sebagai bentuk hukuman.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin (23/5/2022) berkelakar, dia akan melakukan pembicaraan serius dengan Barat terkait tudingan Rusia menjadi penyebab kekacauan ekonomi global. Dalam pertemuan di Sochi, Putin mengatakan kepada Presiden Belarusia Alexander Lukashenko bahwa ekonomi Rusia baik-baik saja, meskipun ada sanksi Barat.

Lukashenko mengatakan, sanksi telah memberikan dorongan bagi Rusia dan Belarus untuk fokus pada pengembangan diri. Dia menambahkan, elite Barat telah tertipu bahwa perang menjadi penyebab kesengsaraan ekonomi mereka.
 
"Di bidang ekonomi, kami berterima kasih karena mereka (Barat) telah memberi kami dorongan untuk pembangunan negara kami sendiri," kata Lukashenko kepada Putin, yang tersenyum dan mengangguk.
 
"Apa yang terjadi di sana adalah bahwa mereka benar-benar meremehkannya dengan membaca media mereka sendiri. Mereka mengalami inflasi namun 'Putin yang harus disalahkan untuk semuanya'," kata Lukashenko.
 
Mendengar pernyataan Lukashenko, Putin mengerutkan bibirnya dan mengangguk. "Kami akan berbicara serius dengan mereka (Barat)," kata Putin dengan senyum yang dipaksakan. Lukashenko menanggapi pernyataan Putin dengan terkekeh dan berkata, "Ya".
 
Rusia telah melancarkan serangan yang disebut sebagai operasi militer khusus ke Ukraina pada Februari. Serangan tersebut telah membuat Barat geram dan menjatuhkan sanksi kepada Rusia.
 
Barat mengisolasi Rusia sebagai bentuk  hukuman. Sementara blokade pengiriman biji-bijian oleh Moskow dari pelabuhan Laut Hitam di Ukraina, telah menurunkan harga minyak, dan gas alam. Sedangkan harga biji-bijian, minyak goreng, dan pupuk melonjak. 
 
 

sumber : reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile