Rabu 25 May 2022 16:07 WIB

In Picture: Sebaran Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak di Aceh

Pemkab Aceh Besar menutup pasar hewan guna mencegah penyebaran PMK..

Rep: Rahmad/ Red: Yogi Ardhi

Tiga ekor sapi yang mengalami penurunan berat badan akibat terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di karantina oleh peternak di Desa Jeulekat, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (25/5/2022). Berdasarkan data Dinas Peternakan Aceh hingga 23 Mei 2022 jumlah sebaran kasus PMK pada sapi sebanyak 10.092 ekor, 50 ekor diantaranya mati, sembilan ekor dipotong paksa dan 2.753 dinyatakan sembuh yang tersebar di 11 dari 23 kabupaten/kota di Aceh. (FOTO : ANTARA/Rahmad)

Peternak menunjukkan mulut sapi yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di kandang karantina milik peternak di Desa Jeulekat, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (25/5/2022). Berdasarkan data Dinas Peternakan Aceh hingga 23 Mei 2022 jumlah sebaran kasus PMK pada sapi sebanyak 10.092 ekor, 50 ekor diantaranya mati, sembilan ekor dipotong paksa dan 2.753 dinyatakan sembuh yang tersebar di 11 dari 23 kabupaten/kota di Aceh. (FOTO : ANTARA/Rahmad)

Aparat keamanan berjaga saat penutupan Pasar Hewan Sibreh, di Desa Sibreh, Kecamatan Sibreh, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Rabu (25/5/2022). Ratusan pedagang terpaksa membawa pulang kembali ternaknya karena pemerintah Kabupaten Aceh Besar menutup pasar hewan guna mencegah penyebaran Penyakit Muluk dan Kuku (PMK) pada ternak sapi. (FOTO : ANTARA/Ampelsa)

Aparat keamanan bersama petugas dinas pertanian menutup pintu masuk pasar ternak saat penutupan Pasar Hewan Sibreh, di Desa Sibreh, Kecamatan Sibreh, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Rabu (25/5/2022). Ratusan pedagang terpaksa membawa pulang kembali ternaknya karena pemerintah Kabupaten Aceh Besar menutup pasar hewan guna mencegah penyebaran Penyakit Muluk dan Kuku (PMK) pada ternak sapi. (FOTO : ANTARA/Ampelsa)

REPUBLIKA.CO.ID, LHOKSEUMAWE -- Peternak menunjukkan mulut sapi yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di kandang karantina milik peternak di Desa Jeulekat, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (25/5/2022). Berdasarkan data Dinas Peternakan Aceh hingga 23 Mei 2022 jumlah sebaran kasus PMK pada sapi sebanyak 10.092 ekor, 50 ekor diantaranya mati, sembilan ekor dipotong paksa dan 2.753 dinyatakan sembuh yang tersebar di 11 dari 23 kabupaten/kota di Aceh. 

Sementera itu aparat keamanan berjaga saat penutupan Pasar Hewan Sibreh, di Desa Sibreh, Kecamatan Sibreh, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Rabu (25/5/2022). Ratusan pedagang terpaksa membawa pulang kembali ternaknya karena pemerintah Kabupaten Aceh Besar menutup pasar hewan guna mencegah penyebaran Penyakit Muluk dan Kuku (PMK) pada ternak sapi.

sumber : Antara Foto
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement