Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

10 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Buya Syafii Maarif Wafat

Jumat 27 May 2022 03:49 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Ilham Tirta

Cendekiawan, Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii datang melayat almarhum Yunahar Ilyas di tempat persemayamannya yakni di PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Jumat (3/01).

Cendekiawan, Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii datang melayat almarhum Yunahar Ilyas di tempat persemayamannya yakni di PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Jumat (3/01).

Foto: Republika/Silvy Dian Setiawan
Buya meninggal dunia sekitar pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Muhammadiyah dan bangsa Indonesia berduka. Cendekiawan Muslim, Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif meninggal dunia pada hari Jumat, 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir mendoakan, semoga Buya Syafii husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, dan diampuni kesalahannya. Kemudian, dilapangkan di kuburnya dan ditempatkan di jannatun na'im.

Baca Juga

"Mohon dimaafkan kesalahan beliau dan doa dari semuanya," kata Haedar, Jumat (26/5/2022).

Sebelumnya, Buya Syafii masih menjalani bedrest di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Buya dirawat di rumah sakit sejak 14 Mei 2022 lalu usai mengalami sesak napas.

Buya Syafii dirawat di Suite Room Zaitun. Namun, keadaan dari Ketua PP Muhammadiyah periode 1998-2005 tersebut disebut dalam kondisi sangat baik. Meski begitu, Buya masih bedrest di tempat tidur dan masih terpasang selang O2.

Saat itu, Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping, dr Ahmad Faesol menerangkan, Buya Syafii mulai menjalani perawatan karena mengalami sesak napas. Sejauh ini, kesehatan Buya ditangani langsung Prof Budi Yuli Setianto spesialis jantung.

Ia menduga, kondisi sesak napas yang dikeluhkan Buya Syafii masih ada kaitan dengan serangan jantung ringan yang sempat dialaminya pada Maret lalu. Meski begitu, masih perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi Buya. "Barangkali masih satu rangkaian," ujar Faesol.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile