Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

2 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pemkot Jakbar Temukan Pijat Prostitusi Berkedok Kedai Kopi

Jumat 27 May 2022 19:48 WIB

Red: Indira Rezkisari

Police line. Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menemukan panti pijat prostitusi berkedok kedai kopi.

Police line. Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menemukan panti pijat prostitusi berkedok kedai kopi.

Foto: Wikipedia
Lantai dua bangunan kedai kopi digunakan untuk panti pijat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --- Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menemukan panti pijat prostitusi berkedok kedai kopi di kawasan Taman Palm, Cengkareng, Jakarta Barat. Temuan tersebut didapat saat inspeksi mendadak ke lokasi.

"Untuk aktivitas (prostitusi) saat sidak (inspeksi mendadak) belum ada, tapi memang di lantai dua itu dipakai untuk menerima griya pijat," kata Kepala Suku Dinas Parekraf Jakarta Barat, Sherly Yuliana, Jumat (27/5/2022).

Baca Juga

Karena hal tersebut, lanjutnya, pihaknya memberikan surat teguran kepada pengelola agar tidak membuka gerai panti pijat itu. Menurut Sherly, saat ini pemerintah provinsi belum memperbolehkan pengusaha membuka jasa panti pijat seperti itu.

Pemerintah hanya boleh memberikan izin beroperasi untuk usaha rumah makan, kafe dan restoran cepat saji. Sherly berharap tindakan tegas ini bisa memberikan efek jera kepada para pengusaha lain agar beroperasi sesuai dengan ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sebelumnya, Kepala Seksi Pengawas Sudin Parekraf Jakarta Barat, Budi Suryawan, mengatakan pihaknya akan memberikan Surat Peringatan (SP) satu kepada pihak pengelola kafe jika kedapatan membuka gerai panti pijat. Jika dalam proses pemeriksaan pihaknya menemukan pelanggaran, maka Budi akan memberikan surat peringatan pertama (SP1).

"Kita berikan SP satudan tujuh hari ke depan. Kalau ditemukan pelanggaran lagi kita berikan SP dua hingga akhirnya SP tiga," jelas Budi. Jika sudah sampai SP3, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tingkat kota untuk melakukan penyegelan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile