Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

 

20 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Polisi Israel dan Warga Palestina Terlibat Bentrok Sebelum Pawai Bendera Dimulai

Ahad 29 May 2022 13:08 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Ani Nursalikah

Sekelompok orang Yahudi yang religius mengunjungi Temple Mount, yang dikenal oleh umat Islam sebagai Tempat Suci, di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem, Kamis, 27 Januari 2022. Polisi Israel dan Warga Palestina Terlibat Bentrok Sebelum Pawai Bendera Dimulai

Sekelompok orang Yahudi yang religius mengunjungi Temple Mount, yang dikenal oleh umat Islam sebagai Tempat Suci, di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem, Kamis, 27 Januari 2022. Polisi Israel dan Warga Palestina Terlibat Bentrok Sebelum Pawai Bendera Dimulai

Foto: AP/Mahmoud Illean
Beberapa jam sebelum pawai dimulai, polisi mengunci beberapa warga Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Polisi Israel berhadapan dengan warga Palestina yang bersembunyi di dalam Masjid Al-Aqsa Yerusalem pada Ahad (29/5/2022). Mereka berhadapan ketika ratusan nasionalis Yahudi mengunjungi kompleks Al-Aqsa menjelang pawai bendera yang melalui kawasan Muslim di Kota Tua.

 

Faksi-faksi Palestina telah memperingatkan pawai bendera melalui kawasan Muslim dapat memicu konflik di tengah ketegangan meningkat. Beberapa jam sebelum prosesi pawai dimulai, polisi mengunci beberapa warga Palestina di dalam sebuah masjid di kompleks Al-Aqsa.

Baca Juga

Mereka dikunci ketika pengunjung Yahudi tiba untuk tur harian di kompleks tersebut. Warga Palestina melemparkan batu dan menembakkan kembang api ke arah polisi, yang dibalas dengan granat kejut.

Di antara para pengunjung Yahudi ada sekitar puluhan pria muda mengenakan pakaian religius. Mereka tersenyum, bernyanyi, dan bertepuk tangan ke arah para pengunjuk rasa. Saat kerumunan bertambah, orang Yahudi lainnya mengangkat bendera Israel dan menyanyikan lagu kebangsaan mereka.  

"Pemerintah Israel bertanggung jawab penuh atas semua kebijakan yang tidak bertanggung jawab ini dan konsekuensi berikutnya," kata pejabat senior Hamas Bassem Naim kepada Reuters.

Tahun lalu, pawai bendera memicu perang 11 hari antara Hamas dan pasukan Israel di Gaza. Perang ini menewaskan sedikitnya 250 warga Palestina di Gaza dan 13 orang di Israel.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengizinkan pawai bendera berjalan sesuai rencana. Sebelumnya, Bennett didesak membatalkan pawai bendera atau mengubah rute agar tidak menimbulkan bentrokan dan meningkatkan eskalasi.

"Mengibarkan bendera Israel di ibu kota Israel sangat bisa diterima. Saya meminta para peserta untuk merayakannya secara bertanggung jawab dan bermartabat," ujar Bennett.

Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga bagi Islam. Sementara orang Yahudi menganggap area kompleks Al-Aqsa sebagai Temple Mount atau sisa dari dua kuil kuno kepercayaan mereka. Titik akhir pawai bendera yaitu di Tembok Barat, sebuah tempat berdoa Yahudi yang terletak di bawah Masjid Al-Aqsa. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile