Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

 

30 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Angin Puting Beliung Terjang 5 Kelurahan di Palu, Angkat Atap Rumah

Senin 30 May 2022 00:40 WIB

Red: Nur Aini

Angin puting beliung (ilustrasi). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu melaporkan sedikitnya 20 rumah rusak setelah angin puting beliung menerjang lima kelurahan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.

Angin puting beliung (ilustrasi). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu melaporkan sedikitnya 20 rumah rusak setelah angin puting beliung menerjang lima kelurahan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.

Foto: Blogspot.com
Jumlah rumah rusak akibat Puting Beliung ada 20 unit dengan kondisi atap terangkat

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu melaporkan sedikitnya 20 rumah rusak setelah angin puting beliung menerjang lima kelurahan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.

 

"Tiga kelurahan terdampak yakni Kelurahan Duyu, Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kelurahan Tipo, Kelurahan Silae, dan Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Palu Muhammad Bambang S yang dihubungi di Palu, Ahad (29/5/2022).

Baca Juga

Ia mengemukakan akibat puting beliung tersebut dilaporkan delapan rumah rusak di kawasan hunian tetap (huntap) Duyu, tiga rumah rusak di Kelurahan Pengawu, sembilan unit rumah rusak di Kelurahan Buluri dan masing masing satu rumah rusak di Kelurahan Tipo serta Kelurahan Silae.

Secara keseluruhan, jumlah rumah rusak akibat bencana tersebut sebanyak 20 unit dengan kondisi atap terangkat setelah dihantam puting beliung, dan tiga pohon tumbang. Dari 20 rumah rusak, 11 rumah mengalami rusak ringan. Bencana tersebut juga mengakibatkan dua tiang listrik mengalami putus jaringan, satu sepeda motor rusak berat dan satu mobil rusak ringan.

"Tim gabungan dari Pemkot Palu antara lain, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Sosial membantu warga terdampak sesuai tugas masing-masing," ujar Bambang.

Ia menuturkan, bencana hidrometeorologi terjadi akibat hujan disertai dengan angin kencang sehingga mengakibatkan rumah warga rusak dan memutus jaringan listrik, termasuk tenda pesta perkawinan di huntap Duyu. Ia menambahkan, tim gabungan Pemkot Palu yang dikerahkan berjumlah 14 personeldan dilaporkan tidak ada korban jiwa.

"Pemkot Palu selalu berupaya cepat melakukan penanganan darurat. Dan penanganan pemulihan akan dilakukan lebih lanjut," kata Bambang.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile