Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

13 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA
...

Pioli Ungkap Pengaruh Ibrahimovic di AC Milan Hingga Tim Jadi yang Terkuat

Senin 30 May 2022 09:56 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto

Zlatan Ibrahimovic merayakan kemenangan dengan pelatih AC Milan Stefano Pioli.

Zlatan Ibrahimovic merayakan kemenangan dengan pelatih AC Milan Stefano Pioli.

Foto: EPA-EFE/LUCA ZENNARO
Ibra membantu Pioli untuk tumbuh dan memberi seluruh tim mentalitas kuat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih AC Milan Stefano Pioli membahas pengaruh Zlatan Ibrahimovic, kritik membangun dari ibunya, momen terberatnya, dan mengapa Milan tidak memulai musim sebagai tim terkuat, tetapi berhasil menjadi yang terkuat. Rossoneri finis di urutan kedua musim lalu di belakang rival sekotanya, Inter Milan, dan berjuang hingga akhir kontra Inter lagi musim ini sebelum meraih scudetto Serie A Liga Italia pertamanya sejak 2010/2011.

Sang pelatih sekarang sedang berlibur musim panas di Forte dei Marmi dan mengungkapkan bahwa ia telah menghadiri pernikahan hari ini di mana resepsi memainkan Freed From Desire, lagu yang kemudian dikenal sebagai Pioli's On Fire di antara para penggemar.

Baca Juga

Berbicara kepada program RAI 3 Che Tempo Che Fa, Pioli ditanya bagaimana ibunya membantu meraih kemenangan, mengingat sebelumnya sang ibu telah melarang Pioli karena tidak memenangkan satu pun trofi sebagai pelatih.

"Dia sangat senang. Dia ulet dalam memberi saya nasihat, dan ulet dalam menyampaikannya dengan ramah," kata Pioli tersenyum dilansir Football-Italia, Senin (30/5/2022). "Itu selalu merupakan kritik yang membangun dan terkadang dia juga melakukannya dengan benar."

Menurut Pioli, pengalaman paling memuaskan di Milan adalah para penggemar menerimanya apa adanya. "Saya menempatkan semua diri saya ke dalam apa yang saya lakukan dan cinta para penggemar memenuhi saya dengan sukacita," jelasnya.

Ada kalanya gelar juara seolah-olah meredup, terutama setelah kekalahan telak di semifinal Coppa Italia dari Inter.

"Itu adalah momen terburuk musim ini. Kami ingin terus melaju di kompetisi ini dan kami berhadapan langsung dengan Lazio setelahnya, kemudian pertandingan terberat, tetapi kami akhirnya memenangkan semuanya," jelas Pioli. "Kami tak memulai musim sebagai tim terkuat, tetapi kami menjadi yang terkuat selama kampanye. Klub menunjukkan perencanaan yang hebat dan para pemain terus menantang diri mereka sendiri. Saya kira kami perlu melanjutkan jalan ini."

Direktur Milan Paolo Maldini memperingatkan Pioli bahwa sekarang Manajemen Elliott atau pemilik baru potensial RedBird harus berinvestasi dan melangkah ke tingkat berikutnya.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile