Senin 30 May 2022 18:56 WIB

40 Warga Palestina Terluka Saat Pawai Bendera Israel

Pawai yang seharusnya hanya di jalan-jalan itu, kini memasuki masjid Al Aqsa..

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
...
Foto: REUTERS/Ammar Awad
Polisi Perbatasan Israel menahan seorang warga Palestina saat bentrokan saat pawai bendera dekat Gerbang Damaskus di Kota Tua Yerusalem, 29 Mei 2022. 40 Warga Palestina Terluka Saat Pawai Bendera Israel

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Sekitar 3.000 polisi Israel dikerahkan dalam pawai bendera Israel, acara yang menandai dimulainya pendudukan ilegal Israel di Yerusalem timur.  Mereka memegang senjata peluru karet, pentungan, hingga semprotan merica.

Dilansir dari Al Araby, Senin (30/5/2022), menurut Bulan Sabit Merah Palestina, sedikitnya 40 orang Palestina terluka oleh pasukan pendudukan Israel ketika pawai bendera berlangsung. Pawai yang seharusnya hanya di jalan-jalan itu, kini memasuki masjid Al Aqsa.

Baca Juga

Bahkan polisi dan para peserta pawai memaksa penduduk Palestina menutup toko mereka selama acara pawai berlangsung. Banyak dari mereka yang menari dan mencemooh warga Palestina, ketika polisi membuat blokade jalan dan memaksa bisnis Palestina ditutup.

Di seberang Yerusalem timur yang diduduki, bendera Palestina berkibar menantang dari atap dan dikibarkan tinggi-tinggi di jalan Salahuddin menjelang pawai "Hari Yerusalem". Pawai dimulai pada pukul 16.00 waktu setempat di gerbang Damaskus, dengan para demonstran ekstremis menuju tembok barat.

Pada awal pawai, puluhan nasionalis Israel dilaporkan berada di daerah Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur. Pemukim Israel telah mengusir warga Palestina dari rumah mereka dan mengambil alih mereka, pemukim melemparkan batu ke penduduk setempat dan menghancurkan mobil. Warga Palestina di daerah itu mengatakan pemukim juga menembakkan peluru tajam ke orang-orang.

Nyanyian Pro-Israel di Al-Aqsa

Sebelumnya pada Ahad lalu, nasionalis Yahudi yang mengibarkan bendera meneriakkan slogan-slogan pro-Israel, di antaranya anggota parlemen sayap kanan Itamar Ben Gvir, mengunjungi al-Aqsa diapit oleh gerombolan polisi Israel. Sementara itu, pasukan Israel membarikade jamaah Muslim di dalam masjid.

Polisi mengatakan sekitar 2.600 orang Yahudi sayap kanan telah naik ke al-Aqsa pada Minggu pagi menjelang pawai, menandai peningkatan besar, meskipun pawai tidak seharusnya mengunjungi kompleks suci.

Beberapa dari mereka yang menyerbu kompleks dengan bantuan polisi telah "melanggar aturan kunjungan" dan beberapa orang ditahan, kata polisi tanpa memberikan perincian lebih lanjut, sebelum kunjungan hari itu berakhir.

Satu kelompok menyanyikan nyanyian pro-Israel, termasuk "Yerusalayim rak shelanou" atau "Yerusalem hanya milik kita".

Anggota parlemen nasionalis sayap kanan Itamar Ben Gvir, yang termasuk di antara mereka yang pergi ke Al-Aqsa. Ia kemudian mengatakan kunjungannya bertujuan menegaskan kembali bahwa Israel berdaulat di Kota Suci.

https://english.alaraby.co.uk/news/40-palestinians-injured-israeli-extremist-flag-march

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement