Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

 

9 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

AS dan Kanada Selidiki Wabah Hepatitis A yang Terkait Stroberi Organik

Senin 30 May 2022 17:05 WIB

Red: Nidia Zuraya

Stroberi (ilustrasi). Regulator keamanan pangan di Amerika Serikat dan Kanada sedang menyelidiki wabah Hepatitis A yang kemungkinan terkait dengan stroberi organik yang tercemar.

Stroberi (ilustrasi). Regulator keamanan pangan di Amerika Serikat dan Kanada sedang menyelidiki wabah Hepatitis A yang kemungkinan terkait dengan stroberi organik yang tercemar.

Foto: en.wikipedia.org
Wabah Hepatitis A menyebabkan 17 orang di AS dan 10 orang di Kanada jatuh sakit.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Regulator keamanan pangan di Amerika Serikat dan Kanada sedang menyelidiki wabah Hepatitis A yang kemungkinan terkait dengan stroberi organik yang tercemar, kata badan tersebut. Wabah itu telah menyebabkan 17 orang di AS dan 10 orang di Kanada jatuh sakit.

 

"Kalifornia melaporkan 15 kasus, sedangkan Minnesotadan Dakotamasing-masing satu kasus," kata Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

Baca Juga

Saat ini ada 12 orang yang dirawat di rumah sakit, kata FDA tanpa menjelaskan lebih lanjut. Stroberi itu dipasarkan secara nasional dan dijual dengan merek dagang FreshKampo atau HEB antara 5 Maret dan 25 April, menurut pernyataan FDA pada Senin (30/5/2022).

"Masyarakat yang membeli stroberi segar itu dan kemudian membekukannya untuk dikonsumsi kemudian, dilarang memakannya. (Stroberi) itu harus dibuang," kata FDA.

Badan Kesehatan Masyarakat Kanada dan Badan Inspeksi Makanan Kanada mengaku sedang menyelidiki kasus di Provinsi Alberta dan Saskatchewan. Stroberi organik impor itu dibeli antara 5 dan 9 Maret dan sudah tidak lagi tersedia di Kanada, kata mereka.

"Berdasarkan temuan investigasi hingga kini, konsumsi stroberi organik segar impor kemungkinan menjadi sumber wabah itu," kata mereka lewat pernyataan.

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile