Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Gubernur Riau Undang Wapres Resmikan Bank Riau Kepri Syariah

Selasa 31 May 2022 01:56 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Gubernur Riau Syamsuar.

Gubernur Riau Syamsuar.

Foto: ANTARA/Aswaddy Hamid
Peresmian BRK Syariah wujud keseriusan Pemprov Riau dalam membangun ekonomi syariah.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Gubernur Riau Syamsuar berencana mengundang Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin untuk meresmikan langsung peresmian Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Hal itu mengingat, aturan bank milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang dikonversi menjadi syariah tersebut sudah disahkan beberapa waktu lalu.

 

"Kami mengundang Bapak Wakil Presiden untuk berkunjung ke Provinsi Riau sekaligus meresmikan Bank Riau Kepri Syariah," kata Syamsuar melalui pernyataannya yang diterima di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Senin (30/5/2022).

Dia mengatakan, peresmian itu dilakukan sebagai wujud keseriusan Pemprov Riau dalam membangun ekonomi syariah di Bumi Melayu Lancang Kuning. Masih dalam upaya mewujudkan pembangunan ekonomi syariah, Syamsuar juga telah menyiapkan empat lokasi kawasan industri halal (KIH) di Provinsi Riau, yakni Kota Pekanbaru dan Dumai serta Kabupaten Siak dan Indragiri Hilir.

"Kami juga memperjuangkan kemudahan bagi pelaku UMKM dalam pengurusan sertifikat halal melalui KNEKS agar produk UMKM berdaya saing tingi," kata Syamsuar. Dia juga mengusulkan pembentukan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) dan Pergub Pengembangan Ekonomi Keuangan Syariah, serta pendirian zona kuliner halal, aman dan sehat.

Syamsuar pun meminta bantuan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) untuk mendukung pembangunan hilirisasi produk perkebunan di Provinsi Riau pada KIH, seperti kelapa sawit, kelapa, sagu, pinang, termasuk madu lebah yang belum dapat diekspor ke luar negeri.

Jika Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II dapat dibuka kembali, sambung dia, tentu wisata halal dapat berkembang lebih pesat, termasuk ekonomi kreatif.

Apalagi, sambung dia, menteri dalam negeri Malaysia juga berharap pembukaan konektivitas kedua negara. "Dukungan forum KNEKS penting lainnya yang dibutuhkan adalah keinginan masyarakat Riau dan Malaysia untuk membuka kembali penerbangan internasional di Bandara SSK II Pekanbaru," kata Syamsuar.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile