Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

11 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sebanyak 28 Ekor Sapi di Riau Positif PMK

Kamis 02 Jun 2022 16:39 WIB

Red: Ratna Puspita

Ilustrasi. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau telah mendapat hasil uji sampel 11 ekor sapi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan 17 Siak, yang dicurigai terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dari Balai Veteriner Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Ilustrasi. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau telah mendapat hasil uji sampel 11 ekor sapi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan 17 Siak, yang dicurigai terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dari Balai Veteriner Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Foto: ANTARA/Rahmad
Total kasus PMK hewan ternak di Riau mencapai 33 ekor sapi.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau telah mendapat hasil uji sampel 11 ekor sapi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan 17 Siak, yang dicurigai terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dari Balai Veteriner Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar). Hasilnya, 11 ekor sapi itu memang positif PMK.

"Kita sudah menerima hasil Labor dari Veteriner Bukittinggi terhadap sapi yang di Inhil dan Siak yang sebelumnya dicurigai PMK. Ternyata hasilnya benar positif PMK," kata Kepala Dinas PKH Provinsi Riau, Herman melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Faralinda Sari, di Pekanbaru, Kamis (2/6/2022).

Baca Juga

Dia mengatakan, dengan hasil laboratorium sapi di Inhil dan Siak positif PMK, total kasus PMK hewan ternak di Riau mencapai 33 ekor sapi. Sebab sebelumnya, 5 ekor sapi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) juga terpapar PMK.

Ketiga daerah kasus terpapar PMK ini, katanya menyebutkan, untuk sementara tidak dibolehkan mengeluarkan ternak dari daerah kasus. "Sejauh ini, tiga kabupaten itu juga telah melakukan tindakan pengobatan terhadap sapi yang terjangkit PMK," katanya.

Kemudian, katanya, Dinas PKH Riau juga sudah meminta tiga kabupaten tersebut proaktif melaporkan kasus sapi terserang PMK dan meminta obat-obatan agar bisa segera disediakan. Sementara itu untuk kabupaten dan kota lain di Riau, katanya, diminta segera mengirim sampel ketika ditemukan sapi yang dicurigai PMK.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile