Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

PM Singapura Tunjuk Penerus

Senin 06 Jun 2022 11:06 WIB

Red: Esthi Maharani

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menunjuk Menteri Keuangan Lawrence Wong sebagai wakil perdana menteri

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menunjuk Menteri Keuangan Lawrence Wong sebagai wakil perdana menteri

Foto: AP/Eugene Hoshiko
PM Singapura tunjuk Menkeu, Lawrence Wong sebagai Wakil Perdana Menteri

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menunjuk Menteri Keuangan Lawrence Wong sebagai wakil perdana menteri pada Senin (6/6/2022). Penetapan ini akan efektif pekan depan dan membuka jalan baginya untuk menjadi pemimpin Singapura berikutnya.

 

"Kepemimpinan generasi berikutnya mulai terbentuk. Saya meminta semua orang untuk memberikan dukungan penuh Anda untuk transisi penting ini, untuk mengarahkan Singapura keluar dari pandemi dengan aman dan menuju masa depan yang lebih cerah," kata Lee dalam sebuah posting Facebook.

Pengumuman baru Lee ini termasuk pemindahan beberapa pemegang jabatan politik lainnya ke kementerian yang berbeda. Wong yang mengepalai gugus tugas Covid Singapura akan melanjutkan perannya sebagai menteri keuangan saat menjabat sebagai wakil perdana menteri. Dia akan menggantikan Lee sebagai pemimpin jika perdana menteri itu sedang tidak bisa bertugas.

Wong dipilih pada April sebagai pemimpin People's Action Party's (PAP) yang disebut tim generasi keempat tetapi kerangka waktu untuk perubahan kekuasaan di partai yang berkuasa masih belum jelas. Sebelumya Lee mengatakan, Wong akan menggantikannya baik sebelum atau setelah pemilihan umum berikutnya yang dijadwalkan pada 2025.

Singapura telah diperintah oleh PAP sejak kemerdekaannya pada 1965 dan suksesi kepemimpinan biasanya merupakan urusan yang direncanakan dengan hati-hati. Analis politik di Nanyang Technological University Felix Tan mengatakan, penunjukan Wong akan memastikan transisi yang lebih mulus ke posisi puncak yang sepertinya tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

"Ini akan memberinya kelonggaran untuk membiasakan diri dalam peran, memberinya kesempatan untuk membentuk kabinet baru atau setidaknya terlibat dalam proses pengambilan keputusan pembentukan kabinet baru," kata Felix.

"Saya tidak berpikir PM Lee akan mundur dalam waktu dekat. Mungkin kita akan melihat kerangka waktu satu atau dua tahun, yang akan membawa kita lebih dekat ke pemilihan umum berikutnya," ujarnya.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile