Tuesday, 12 Jumadil Awwal 1444 / 06 December 2022

Tuesday, 12 Jumadil Awwal 1444 / 06 December 2022

12 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Misi Jerman dan Inggris Kembali ke Jalur Kemenangan

Selasa 07 Jun 2022 01:16 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate.

Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate.

Foto: EPA-EFE/Peter Powell
Timnas Jerman tak pernah menang saat menjamu Inggris di dua laga terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, MUENCHEN -- Sejumlah negara adidaya di pentas sepak bola Eropa memetik hasil minor di laga pembuka UEFA Nations League musim 2022/2023, tidak terkecuali Jerman dan Inggris. Kampiun Piala Dunia 2014, Jerman, gagal melewati adangan Italia usai mengakhiri laga dengan skor imbang, 1-1, saat melawat ke Stadion Renato d'all Ara, Bologna, akhir pekan lalu.

Hasil lebih buruk ditorehkan Inggris di laga lainnya pada partai pembuka Grup A3 UEFA Nations League tersebut. Bertandang ke markas Hungaria, finalis Euro 2020 itu menyerah, 0-1, dari tim tuan rumah, akhir pekan lalu.

Baca Juga

Hasil yang ditorehkan Jerman dan Inggris ini tentu bukanlah langkah ideal dalam mengawali kiprah di salah satu turnamen teranyar bentukan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) tersebut. Kini, kedua tim hanya memiliki waktu kurang lebih empat hari untuk bisa segera bangkit dalam upaya berburu kemenangan pertama di pentas UEFA Nations League.

Di laga kedua penyisihan Grup A3, Jerman dijadwalkan menerima lawatan Inggris di Stadion Allianz Arena, Muenchen, Rabu (8/6/2022) dini hari WIB. Ini menjadi kunjungan ketiga Inggris ke tanah Jerman dalam laga kompetitif.

Di dua pertemuan sebelumnya, Jerman tercatat tidak pernah menang saat menjamu Inggris di laga kompetitif. Terakhir, Die Mannschaft menyerah, 1-5, dari the Three Lions di laga kualifikasi Piala Dunia pada 2001.

Tidak hanya itu, di dua pertemuan terakhir, Jerman juga tidak pernah mampu mencetak gol ke gawang Inggris. Kekalahan, 0-2, di babak 16 besar Piala Eropa, pertengahan tahun lalu, menjadi catatan pertemuan terakhir antara kedua rival bebuyutan di pentas sepak bola Eropa tersebut.

Pelatih Jerman, Hansi Flick, tentu tidak mau catatan minor Die Mannschaft ini kembali berlanjut. Tak hanya soal gengsi saat menghadapi Inggris, kemenangan di laga ini juga bakal mengembalikan Jerman ke jalur yang tepat, terutama dalam kiprah di UEFA Nations League. Misi ini yang diusung oleh Flick usai penampilan kurang memuaskan pada laga kontra Italia.

''Sekarang, ini soal menempatkan diri dalam kondisi lebih baik. Di laga terakhir, kami tak melakukan apa yang seharusnya bisa kami lakukan di atas lapangan. Skuad ini sudah memiliki barisan pemain luar biasa. Saya harap, kami mendapatkan hasil lebih baik di laga berikutnya. Kami harus bisa kembali ke trek,'' ujar Flick seperti dikutip Neue Westfalische, Senin (6/6/2022).

Eks pelatih Bayern Muenchen itu menyebut, satu-satunya hal positif dari penampilan di laga kontra Italia adalah keberhasilan membalas usai sempat tertinggal lebih dahulu. Setidaknya, karakteristik dan mentalitas ini dapat menjadi modal buat Die Mannschaft dalam meladeni permainan the Three Lions.

Tak hanya itu, Jerman juga tercatat tidak pernah kalah dalam 10 laga terakhir di semua ajang, termasuk torehan tujuh kemenangan beruntun di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa. Die Mannschaft dinilai selalu mampu menemukan solusi saat mengalami kesulitan dalam sebuah laga.

Kendati begitu, target untuk bisa kembali ke jalur kemenangan tidak hanya milik Jerman. The Three Lions juga mengusung target serupa dalam lawatan ke Stadion Allianz Arena.

Kekalahan, 0-1, dari Hungaria merupakan kekalahan pertama the Three Lions sejak Maret 2021 atau dalam 19 laga terakhir. Selain itu, dengan kekalahan, 0-1, dari Hungaria, Inggris tercatat gagal mencetak gol di tiga laga tandang terakhir di UEFA Nations League.

Pelatih Inggris, Gareth Southgate, mengaku, masih memiliki keraguan terkait komposisi pemain di tim inti. Terlebih, para penggawa the Three Lions memiliki waktu istirahat yang relatif sedikit usai menyelesaikan kompetisi musim 2021/2022.

''Kami masih harus menemukan keseimbangan permainan tim, termasuk saat menambahkan aspek-aspek baru dalam permainan. Tidak hanya itu, saya juga masih harus melihat konsistensi permainan para pemain yang masuk dalam tim inti,'' ujar Southgate seperti dilansir laman resmi UEFA, Senin (6/6).

Dalam lawatan ke markas Jerman, eks pelatih Middlesbrough itu pun kabarnya masih menunggu hasil pemeriksaan terakhir Phil Foden yang terjangkit Covid-19. Selain itu, Raheem Sterling masih diragukan tampil lantaran masalah kesehatan.

Namun, Southgate kemungkinan besar masih bisa menurunkan Harry Kane dan Jack Grealish di lini serang. Pun dengan duet Reece James dan Trent Alexander-Arnold di masing-masing posisi bek sayap.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile