Senin 13 Jun 2022 15:34 WIB

Wagub Riza Ingatkan Penyelenggara Acara di DKI Patuhi Prokes

Warga diminta tetap patuhi prokes karena kasus Covid-19 di Jakarta kembali naik.

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
...
Foto: ANTARA/Galih Pradipta
Petugas kesehatan melakukan tes usap PCR di Jakarta. Warga diminta tetap patuhi prokes karena kasus Covid-19 di Jakarta kembali naik. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan penyelenggara acara di Ibu Kota untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) meski pemerintah sudah melonggarkan sejumlah ketentuan pembatasan kegiatan masyarakat.

"Kami minta panitia penyelenggara tetap prokes, setidaknya harus vaksin," kata Riza Patria di Jakarta, Senin (13/6/2022).

Baca Juga

Riza menambahkan salah satu kegiatan acara yang sudah diperkenankan untuk digelar antara lain konser musik yang dihadiri langsung penonton. Ia pun meminta panitia acara untuk mengingatkan pengunjung menggunakan masker termasuk penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Politikus Partai Gerindra itu juga meminta warga untuk melakukan vaksinasi hingga dosis lengkap, yakni dosis ketiga atau booster. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 termasuk munculnya varian baru. "Ini sudah selesai libur Lebaran ada peningkatan (kasus Covid-19) untuk itu kami minta sekalipun sudah diperkenankan tidak menggunakan masker di ruang terbuka kami minta seluruh warga Jakarta khususnya agar tetap patuh, taat, disiplin bertanggung jawab," ujar Riza.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, kasus aktif Covid-19 baik yang dirawat dan diisolasi pada Ahad (10/6/2022) mengalami pertambahan mencapai 158 kasus sehingga total kasus aktif mencapai 2.214 kasus. Sedangkan pertambahan kasus positif Covid-19 mencapai 322 kasus per Ahad kemarin.

Meski begitu, tingkat kesembuhan di DKI tergolong tinggi mencapai 98,6 persen. Jumlah orang yang dites usap berbasis PCR juga tinggi yakni 44.500 orang selama sepekan terakhir yang melampaui syarat dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk Jakarta mencapai 10 ribu tes per pekan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement