Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pemkot Solo Masifkan Vaksinasi Penguat Lewat Posyandu

Senin 13 Jun 2022 14:04 WIB

Red: Nur Aini

Petugas vaksinator menunjukkan vaksin penguat atau booster, ilustrasi

Petugas vaksinator menunjukkan vaksin penguat atau booster, ilustrasi

Foto: ANTARA/Rahmad
Pemkot Solo menarget vaksinasi penguat bisa mencapai 70 persen sasaran

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, berupaya memasifkan vaksinasi penguat melalui posyandu untuk mengejar capaian imunitas di kalangan masyarakat.

 

"Ini kan kita meningkatkan booster. Saya kejar paling tidak 70 persen, sekarang sudah 55 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta dr Siti Wahyuningsih di Solo, Senin (13/6/2022).

Baca Juga

Oleh karena itu, untuk pemberian vaksinasi penguat pihaknya menyasar melalui posyandu. Selain itu, lokasi pemberian vaksinasi penguat juga dilakukan di sejumlah pusat keramaian.

"Daerah yang potensi (banyak sasaran). Tenaga kesehatan ada di sana setiap hari," katanya.

Bahkan, ia sudah berkoordinasi dengan pihak puskesmas agar menjadwalkan pemberian vaksinasi penguat sebanyak 2-3 kali seminggu. Dengan demikian, pemberian melalui posyandu bisa lebih efektif.

"Bulan Juni kan bulan vaksinasi, (capaiannya) agak meningkat kami lebih proaktif," katanya.

Dengan upaya tersebut, diharapkan setiap harinya bisa sekitar 1.000 orang yang tervaksinasi penguat. Sementara itu, mengenai kondisi laju kasus Covid-19 di Kota Solo, dikatakannya, masih cukup terkendali. Meski demikian, diakuinya, masih ada penambahan meski hanya satu kasus.

"Artinya kan masih ada (Covid-19), makanya saya bicara tetap prokes (protokol kesehatan) lho ya," katanya.

Meski sudah tidak sebanyak dulu, hingga saat ini pihaknya masih melakukan testing. Ia mengatakan dalam satu hari testing bisa dilakukan kepada sekitar 578 sasaran yang masuk penelusuran kontak pasien Covid-19.

"Testing tidak sebanyak dulu karena skrining kan rendah, sekarang perjalanan kan tidak ada tes," kata Siti Wahyuningsih.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa mengatakan pemerintah pusat meminta daerah untuk menggenjot vaksinasi penguat di tengah kenaikan kasus Covid-19 di dalam negeri.

"Tadi yang disampaikan pak Luhut salah satunya terkait vaksinasi booster di Jateng masih rendah," katanya usai mengikuti rapat secara daring dengan Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan minggu lalu.

Meski capaiannya sudah baik, pihaknya tetap memfasilitasi vaksinasi penguat kepada masyarakat yang belum memperolehnya dengan mendatangi masing-masing dari pintu ke pintu.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile