Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Rio Ferdinand Ungkap Kekesalan pada Ed Woodward di MU

Selasa 14 Jun 2022 11:56 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Rio Ferdinand (kanan) saat masih membela Manchester United.

Rio Ferdinand (kanan) saat masih membela Manchester United.

Karie Ferdinand di Old Trafford tuntas pada akhir musim 2013/2014.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Mantan bek Manchester United (MU) Rio Ferdinand mengungkapkan perlakuan tak mengenakkan yang diterimanya pada musim terakhirnya berkostum Setan Merah. Ferdinand mengatakan, mantan kepala eksekutif MU Ed Woodward menyampaikan kontraknya tak diperpanjang 10 menit setelah pertandingan terakhir melawan Southampton. Karie Ferdinand di Old Trafford tuntas pada akhir musim 2013/2014.

 

Selama berseragam MU lebih dari satu dekade, Ferdinand mempersembahkan enam gelar Liga Primer Inggris. Ia kemudian mengakhiri karier sepak bola profesionalnya bersama Queens Park Rangers. 

Baca Juga

Ferdinand mengatakan tak senang dengan cara Woodward memecatnya. Berbicara di saluran FIVE Youtube-nya, Ferdinand menjelaskan momen buruk itu saat MU menyambangi markas Southampton. Sebelumnya, beberapa kali Ferdinand bertanya tentang masa depannya apakah akan mendapatkan kontrak baru atau tidak. Namun yang ia dapatkan bahkan pelatih belum mengetahuinya.

Ketika itu, Nemanja Vidic, Ryan Giggs, dan Patrice Evra dipastikan tak akan bertahan. Ferdinand berpikir dengan kepergian tiga bintang itu, ia akan bertahan karena diyakini klub tak ingin semua pemain senior hengkang. Namun harapannya sirna.

"Kepala eksekutif saat itu, Ed Woodward, masuk ke ruang ganti, semua direktur biasanya akan masuk dan mengatakan 'bermain bagus' setelahnya. Dia datang dan dia hanya berkata kepada saya, 'Dengar, omong-omong, kami tidak akan memperbarui kontrak Anda' pada saat itu 10 menit setelah pertandingan,” ungkapnya, dilansir dari Daily Star, Selasa (14/6/2022).

Saat itu, Ferdinand mengaku seperti mati rasa. Beberapa pemain melihat pembicaraannya dengan Woodward dan melihat reaksi dirinya. Ia mengaku tak pandai menyembunyikan perasaan tentang berbagai hal yang berkecamuk. Ia hanya duduk merenungi apa yang dikatakan Woodward.

“Secara fisik, saya tertembak, saya tahu itu. Namun saya masih merasa memiliki lebih banyak untuk ditawarkan jika para pemain tersebut meninggalkan klub. Ada lebih banyak untuk ditawarkan dan diberikan di ruang ganti. Saya ingat beberapa pemain berkata, 'Wow, itu memalukan. Saya tidak percaya itu',” kata Ferdinand menambahkan. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile