Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

2 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Mager Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung, Kenali Olahraga yang Aman Sesuai Usia

Selasa 14 Jun 2022 12:44 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda

Olahraga (ilustrasi). Malas gerak dapat membuat orang mengalami peningkatan berat badan hingga alami darah tinggi, kolesterol, dan diabetes. Hal itu merupakan faktor risiko serangan jantung.

Olahraga (ilustrasi). Malas gerak dapat membuat orang mengalami peningkatan berat badan hingga alami darah tinggi, kolesterol, dan diabetes. Hal itu merupakan faktor risiko serangan jantung.

Foto: Pixnio
Mager alias malas gerak bisa meningkatkan risiko serangan jantung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesatnya perkembangan teknologi memang telah mempermudah kehidupan manusia. Di sisi lain, hal itu juga membentuk gaya hidup mager alias malas gerak yang bisa meningkatkan risiko serangan jantung.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Denio Adrianus Ridjab mengatakan bahwa kebiasaan mager ini bisa berbahaya karena bisa menyebabkan penyakit jantung dan serangan jantung. Sebab, orang yang mager lebih mungkin mengalami peningkatan berat badan, yang secara otomatis menyebabkan darah tinggi, kolesterol naik, dan kadar gula darah tinggi.

Baca Juga

"Itu semua adalah faktor risiko serangan jantung. Jadi memang berbahaya sekali kalau terus dibiasakan, terus malas bergerak atau rebahan," kata dr Denio dalam webinar Heartology, Selasa (14/6/2022).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile