Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

2 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Epidemiolog: Subvarian BA.4 dan BA.5 Dikhawatirkan Bisa Menghindar dari Antibodi

Rabu 15 Jun 2022 13:46 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Nora Azizah

Epidemiolog khawatir subvarian baru Omicron tidak dikenal antibodi.

Epidemiolog khawatir subvarian baru Omicron tidak dikenal antibodi.

Foto: www.freepik.com
Epidemiolog khawatir subvarian baru Omicron tidak dikenal antibodi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Laura Navika Yamani menilai munculnya subvarian omicron BA.4 dan BA.5 masih misteri. Subvarian ini perlu diinvestigasi karena dikhawatirkan bisa menghindari antibodi yang sudah terbentuk.

"Kita tidak tahu wajah Covid-19 selanjutnya seperti apa. Kebetulan ada varian baru dari jenis yang sama yaitu omicron tetapi dengan tipe yang berbeda," ujar Laura saat dihubungi Republika, Rabu (15/6/2022).

Baca Juga

Dengan kondisi sub varian BA.4 dan BA.5 telah memasuki Indonesia, Laura merekomendasikan adanya investigasi terkait subvarian ini, termasuk mencari tahu kemunculan varian baru ini berkaitan dengan peningkatan kasus dengan kemuculannya. Sebab, Laura mengingatkan kini sudah banyak orang yang punya kekebalan tubuh untuk menghadapi Covid-19, baik yang sudah mendapatkan vaksin maupun orang yang terinfeksi natural.

"Kemudian, memunculan subvarian baru dikhawatirkan bisa menghindari antibodi. Artinya antibodi tidak mengenal sub varian ini," katanya.

Laura mewanti-wanti subvarian ini masih bisa berkembang walaupun sudah memiliki antibodi. Untuk mencegah penularan sub varian ini, Laura menegaskan caranya tak bisa mengandalkan vaksin saja melainkan juga dikombinasikan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).  

"Prokes kan tidak melihat apakah varian baru atau varian lama, penerapannya bisa mencegah penularan. Karena prokes bisa mencegah semua varian, baik yang baru atau lama," ujarnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile