Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

 

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Presiden Korsel Serukan Tanggapan PBB Terhadap Provokasi Rudal Korut

Jumat 17 Jun 2022 16:17 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Christiyaningsih

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menyerukan Dewan Keamanan PBB menanggapi secara terkoordinasi terhadap provokasi rudal Korea Utara (Korut). Ilustrasi.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menyerukan Dewan Keamanan PBB menanggapi secara terkoordinasi terhadap provokasi rudal Korea Utara (Korut). Ilustrasi.

Foto: AP/Jeon Heon-kyun/EPA POOL
Presiden Korsel minta Dewan Keamanan PBB tanggapi provokasi rudal Korut

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol menyerukan Dewan Keamanan PBB menanggapi secara terkoordinasi terhadap provokasi rudal Korea Utara (Korut). Hal ini diungkapkan dalam percakapan telepon dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam laporan Newsis Korsel pada Jumat (17/6/2022).

 

Yoon juga menyerukan komunikasi yang erat untuk bantuan ke Korut dalam memerangi pandemi Covid-19. Seperti diketahui, Pyongyang tengah berjuang melawan wabah pertama yang dikonfirmasi dari infeksi Covid-19 sebulan belakangan.

Baca Juga

Korsel dan Amerika Serikat (AS) telah menawarkan untuk memberikan bantuan termasuk bantuan vaksin. Namun Pyongyang tetap tidak responsif saat meningkatkan ketegangan dengan serangkaian tes senjata.

Seruan Yoon untuk tanggapan terkoordinasi PBB datang setelah China dan Rusia memveto upaya pimpinan AS untuk menjatuhkan sanksi baru PBB terhadap Pyongyang atas peluncuran rudal balistik terbaru. Veto ganda secara terbuka memecah 15 anggota Dewan Keamanan untuk pertama kalinya sejak mulai menghukum Pyongyang pada 2006.

Di Washington, Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman bertemu Kim Gunn, Perwakilan Khusus Korsel untuk Urusan Perdamaian dan Keamanan Semenanjung Korea. Keduanya membahas cara-cara untuk memastikan tanggapan internasional yang kuat dan terkoordinasi terhadap kegiatan destabilisasi Korut.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile