Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

16 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Mendag Ajak Ekonom Senior Berkolaborasi

Selasa 21 Jun 2022 00:58 WIB

Red: Joko Sadewo

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengundang sejumlah ekonom senior untuk berdiskusi terkait ekonomi berkeadilan, Senin (20/6/2022).

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengundang sejumlah ekonom senior untuk berdiskusi terkait ekonomi berkeadilan, Senin (20/6/2022).

Foto: istimewa/doc humas
Mereka diajak untuk berkolaborasi mewujudkan ekonomi yang berkeadilan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengundang sejumlah ekonom senior dalam sesi diskusi terbatas, Senin (20/6/2022). Mereka diajak untuk berkolaborasi mewujudkan ekonomi yang berkeadilan.

Mereka yang hadir di antaranya; Rektor Paramadina, Prof. Didik J Rachbini; mantan Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi; ekonom senior Prof. Busthanil Arifin; Faisal Basri; Berly Martawardaya dan pengamat ekonomi dari INDEF.

"Kami di Kementerian Perdagangan tentu membutuhkan masukan dari berbagai pihak. Saya mengajak rekan-rekan ekonom untuk kolaborasi, kita berbagi ide dan gagasan memastikan pemerataan ekonomi yang berkeadilan,” kata Zulhas dala siaran persnya, Selasa (21/6/2022).

Menurut Ketua Umum PAN ini,  masukan ahli dan pengamat ekonomi akan menjadi basis dan fondasi bagi kebijakan-kebijakan strategis Kementerian Perdagangan. Kementerian Perdagangan, lanjutnya, ingin memastikan keadilan bagi petani, pengusaha dan harga juga terjangkau bagi rakyat sebagai pembeli.

"Petani cabai, petani beras dan petani sawit harus menikmati panennya. Pedagang juga harus mendapat stok yang cukup dan pembeli mendapat harga yang terjangkau,” papar Zulhas.

Pertemuan dan forum bersama para ahli ekonomi ini, menurutnya, akan terus dilanjutkan. "Kebijakan Kemendag akan selalu berbasis data yang akurat untuk memastikan sebesar-besarnya manfaat untuk rakyat,” kata Zulhas.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile