Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Realisasi Program Bulan Imunisasi Nasional di Papua Baru 37. 977 Anak

Rabu 22 Jun 2022 14:45 WIB

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Rubella kepada anak-anak (ilustrasi). Pemerintah Provinsi Papua menyebut program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) secara keseluruhan di Bumi Cenderawasih baru menyasar pada 37.977 anak di wilayah itu.

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Rubella kepada anak-anak (ilustrasi). Pemerintah Provinsi Papua menyebut program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) secara keseluruhan di Bumi Cenderawasih baru menyasar pada 37.977 anak di wilayah itu.

Foto: ANTARA/Jessica Helena Wuysang
BIAN di Papua belum optimal, baru 1,8 persen dari target 791,365 anak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Pemerintah Provinsi Papua menyebut program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) secara keseluruhan di Bumi Cenderawasih baru menyasar pada 37.977 anak di wilayah itu.

 

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Papua Elia Tabuni di Jayapura, Rabu (22/6/2022), mengatakan, capaian vaksinasi tertinggi di Papua berada pada Kabupaten Biak Numfor yakni 9.447 anak. "Disusul Kabupaten Mimika, Kota Jayapura, Kabupaten Merauke, Jayawijaya, Paniai, Nabire, Boven Digoel, Mappi, Asmat, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Sarmi, Keerom, Lanny Jaya dan Kabupaten Mamberamo Tengah," katanya.

Baca Juga

Menurut Elia, dari 29 Kabupaten dan satu kota di Papua ada 12 Kabupaten belum menjalankan program BIAN. "Sehingga BIAN belum berjalan optimal di Provinsi Papua di mana tercatat imunisasi baru mencapai 1,8 persen dari target 791,365 anak," ujarnya.

Dia menjelaskan dengan cakupan yang masih rendah sehingga program nasional tersebut diperpanjang hingga Desember 2022 khusus untuk di Papua. "Seharusnya berjalan hanya tiga bulan tapi data yang rendah ini maka diperpanjang lagi," katanya lagi.

Dia menambahkan provinsi paling timur Indonesia tersebut berada pada urutan terbawah pelaksanaan program imunisasi nasional. 12 Kabupaten yang belum menjalankan program BIAN yakni Kabupaten Yapen, Waropen, Puncak Jaya, Yahukimo, Supiori, Mamberamo Raya, Nduga, Yalimo, Puncak, Dogiay, Intan Jaya dan kabupaten Deyai.

Sekadar untuk diketahui BIAN merupakan program pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubela serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile