Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

 

6 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kim Jong-un Perintahkan Penguatan Pertahanan Negara

Jumat 24 Jun 2022 02:09 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Friska Yolandha

Foto yang disediakan oleh pemerintah Korea Utara ini menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, tengah, menghadiri pertemuan dengan pejabat senior militernya di lokasi yang dirahasiakan, Korea Utara, Selasa, 21 Juni 2022. Wartawan independen tidak diberi akses ke meliput acara yang digambarkan dalam gambar ini yang didistribusikan oleh pemerintah Korea Utara.

Foto yang disediakan oleh pemerintah Korea Utara ini menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, tengah, menghadiri pertemuan dengan pejabat senior militernya di lokasi yang dirahasiakan, Korea Utara, Selasa, 21 Juni 2022. Wartawan independen tidak diberi akses ke meliput acara yang digambarkan dalam gambar ini yang didistribusikan oleh pemerintah Korea Utara.

Foto: AP/KCNA via KNS
Korea Utara telah menguji sejumlah rudal balistik.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memerintahkan penguatan kemampuan pertahanan negara. Media pemerintah Korea Utara, KCNA, pada  Jumat (24/6/2022) melaporkan, perintah ini disampaikan Kim memimpin Pertemuan Tiga hari Komisi Militer Pusat ke-8 yang berakhir pada Kamis (23/6/2022).

 

"Dalam pertemuan itu, para pejabat tinggi menyetujui masalah penting dalam memberikan jaminan militer untuk lebih memperkuat pencegah perang," kata laporan KCNA.

Baca Juga

Laporan KCNA tidak secara langsung menyebutkan program nuklir atau rudal balistik Korea Utara. KCNA mengatakan bahwa, Ri Pyong-chol, yang telah memimpin pengembangan rudal Korea Utara, terpilih sebagai wakil ketua Komisi Militer Pusat Partai Buruh.

"(Kim) menekankan perlunya seluruh tentara untuk mengkonsolidasikan semua kemampuan pertahanan diri yang kuat untuk mengalahkan kekuatan musuh," ujar laporan KCNA.

Selama pertemuan itu, Korea Utara jarang menyinggung tentang revisi rencana perangnya. Korea Utara memutuskan untuk meningkatkan tugas operasional unit garis depannya dengan "rencana aksi militer yang penting."

Pada April, Kim meminta militer untuk meningkatkan kekuatan di segala aspek untuk memusnahkan musuh. Korea Utara telah menguji sejumlah rudal balistik, termasuk rudal balistik antarbenua besar (ICBM), rudal hipersonik baru, dan rudal jarak pendek yang berpotensi dirancang untuk senjata nuklir taktis. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile