Friday, 14 Muharram 1444 / 12 August 2022

Friday, 14 Muharram 1444 / 12 August 2022

14 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Perjalanan Jalaluddin Rumi Menjadi Seorang Sufi Terjadi karena Kesedihan dan Kerinduan

Ahad 26 Jun 2022 01:32 WIB

Rep: Kurusetra/ Red: Partner

.

.

Foto: network /Kurusetra
Karena rindu kepada gurunya yang lebih dulu wafat, Rumi mengembangkan emosinya dan menjadikan kesedihan sebagai senjata menjadi penyair yang sulit ditandingi.

Maulana Jalaluddin Rumi. Rumi menjadi legenda para pecinta sastra dunia. Foto: IST.
Maulana Jalaluddin Rumi. Rumi menjadi legenda para pecinta sastra dunia. Foto: IST.

KURUSETRA -- Salam Sedulur... El Rumi, putra kedua musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty menjadi buah bibir setelah kemenangannya melawan Wilson di atas ring tinju. Menyandang nama Rumi, El tidak hanya dikenal sebagai "tukang berantem", tetapi juga muisi andal dan pintar dalam akademik. Namun Sedulur, siapakah Rumi, tokoh yang menjadi inspirasi nama El?

Rumi menjadi legenda para pecinta sastra dunia. Tokoh sufi yang memiliki nama lengkap Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri (Jalaluddin Rumi) atau sering pula disebut dengan nama Rumi adalah seorang penyair sufi yang lahir di Balkh (sekarang Afganistan). Ia lahir pada 6 Rabiul Awwal tahun 604 Hijriah atau tanggal 30 September 1207 Masehi.

BACA JUGA: Humor: Pak Haji Takut Diazab karena Mandi di Hotel Arab Keluarnya Air Panas Terus

El Rumi memiliki garis keturunan keturunan Abu Bakar dari sang ayah yang bernama Bahauddin Walad. Sedang ibunya berasal dari keluarga kerajaan Khwarazm.

Ayah Rumi seorang cendekia yang saleh, ia mampu berpandangan ke depan, seorang guru yang terkenal di Balkh. Saat Rumi berusia 3 tahun karena terancam serbuan Mogol, keluarganya meninggalkan Balkh melalui Khurasan dan Suriah. Mereka lalu sampai ke Provinsi Rum di Anatolia tengah yang merupakan bagian Turki sekarang. Keluarga ini lalu menetap di Qonya, ibu kota Provinsi Rum.

BACA JUGA: Humor Gus Dur: Pak Haji Marah Radio Arab Dibawa ke Indonesia Isinya Dangdutan Bukan Ngaji

Rumi bertemu Syekh Syamsuddin dari Tabriz pada 1244 M, yang menyempurnakannya dalam ilmu tasawuf. Setelah Syamsuddi wafat, Rumi kemudian bertemu dengan pada Husamuddin Ghalabi, dan mengilhaminya untuk menulisakan pengalaman spiritualnya dalam karyanya monumentalnya Matsnawi-ye Ma’nawi. Ia mendiktekan karyanya tersebut kepada Husamuddin sampai ahir hayatnya pada tahun 1273 M.

Meski sudah belajar ilmu tasawuf dari kecil, Rumi baru memulai kesufian dan menjadi penyair ketika sudah berusia 48 tahun. Selama nyaris lima dekade, Jalaluddin Rumi menjalani hidup sebagai seorang ulama dan menjadi guru bagi 4.000 murid di sebuah madrasah yang dipimpinnya.

BACA JUGA: Bikin Melongo, Gaji Satpol PP Capai Rp 57 Juta Ngalahin Gaji Mba-Mba SCBD Sampai Gaji Menteri

Sebagaimana seorang ulama, El Rumi juga memberi fatwa dan tumpuan umatnya untuk bertanya dan mengadu. Kehidupannya itu berubah seratus delapan puluh derajat ketika ia berjumpa dengan seorang sufi pengelana, Syamsuddin alias Syamsi Tabriz.


Jalaluddin Rumi menjadi sufi berkat pergaulannya dengan Tabriz. Kesedihannya berpisah dan kerinduannya untuk berjumpa lagi dengan gurunya itu telah ikut berperan mengembangkan emosinya, sehingga ia menjadi penyair yang sulit ditandingi.

Guna mengenang dan menyanjung gurunya itu, ia tulis syair- syair, yang himpunannya kemudian dikenal dengan nama Divan-i Syams-i Tabriz. Rumi menggabungkan wejangan-wejangan gurunya dalam sebuah buku yang dikenal dengan nama Maqalat-i Syams Tabriz.

BACA JUGA: Berapa Berat Emas Monas, Apakah Jika Dijual Bisa Buat Bayar Utang Negara?

Jalaluddin Rumi kemudian mendapat sahabat dan sumber inspirasi baru, Syekh Hisamuddin Hasan bin Muhammad. Karena dorongan sahabatnya tersebut, Rumi selama 15 tahun terakhir di masa hidupnya menghasilkan himpunan syair yang besar dan mengagumkan yang diberi nama Masnavi-i yang terdiri dari enam jilid dan 20.700 bait syair.

Karya-karya Rumi mengandung ajaran-ajaran tasawuf yang mendalam. Ia menyampaikannya dalam bentuk apologi, fabel, legenda, anekdot, dan lain-lain. Karya tulis Rumi yang lain adalah Ruba’iyyat (sajak empat baris dalam jumlah 1.600 bait), Fiihi Maa fiihi (dalam bentuk prosa; merupakan himpunan ceramahnya tentang tasawuf), dan Maktubat (himpunan surat-suratnya kepada sahabat atau pengikutnya).

BACA JUGA: Asal Usul Gelar Haji Itu dari Pemerintah Belanda, Bukan dari Kerajaan Arab

Bersama Syekh Hisamuddin pula, Jalaluddin Rumi mengembangkan tarekat Maulawiyah atau Jalaliyah. Tarekat ini di Barat dikenal dengan nama The Whirling Dervishes (Para Darwisy yang Berputar-putar). Nama itu muncul karena para penganut tarekat ini melakukan tarian berputar-putar, yang diiringi oleh gendang dan suling, dalam dzikir mereka untuk mencapai ekstase.

BACA BERITA MENARIK LAINNYA:

> Humor NU: Orang Muhammadiyah Ikut Tahlilan Tapi Gak Bawa Pulang Berkat, Diledek Makan di Tempat Saja

> Bolehkah Makan Nasi Berkat dari Acara Tahlilan? Halal Bisa Jadi Haram

> Banyak Pria Jakarta Sakit Raja Singa Gara-Gara Wisata "Petik Mangga"

> Kata Siapa Muhammadiyah tidak Punya Habib, KH Ahmad Dahlan Itu Keturunan Rasulullah

> Pak AR Salah Masuk Masjid, Diundang Ceramah Muhammadiyah Malah Jadi Imam Tarawih di Masjid NU

> Humor Gus Dur: Yang Bilang NU dan Muhammadiyah Berjauhan Hanya Cari Perkara, Yang Dipelajari Sama

> Humor Cak Nun: Soal Rokok Muhammadiyah Terbelah Jadi Dua Mahzab

> Humor Ramadhan: Puasa Ikut NU yang Belakangan, Lebaran Ikut Muhammadiyah yang Duluan

> Muhammadiyah Tarawih 11 Rakaat, Pakai Formasi 4-4-3 atau 2-2-2-2-2-1?

.

Ikuti informasi penting seputar berita terkini, cerita mitos dan legenda, sejarah dan budaya, hingga cerita humor dari KURUSETRA. Kirim saran dan kritik Anda ke email kami: kurusetra.republika@gmail.com. Jangan lupa follow juga Youtube, Instagram, Twitter, dan Facebook KURUSETRA.

sumber : https://kurusetra.republika.co.id/posts/159617/perjalanan-jalaluddin-rumi-menjadi-seorang-sufi-terjadi-karena-kesedihan-dan-kerinduan
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 

BERITA TERKAIT

 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile