Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

12 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pemkot Makassar Sosialisasi Perwali Antisipasi PMK Hewan Qurban

Ahad 26 Jun 2022 06:02 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Sejumlah sapi indukan menjalani karantina. Pemkot Makassar menyosialisasikan Perwali dalam mengantisipasi PMK hewan kurban.

Sejumlah sapi indukan menjalani karantina. Pemkot Makassar menyosialisasikan Perwali dalam mengantisipasi PMK hewan kurban.

Foto: ANTARA/Iggoy el Fitra
Pemkot Makassar menyosialisasikan Perwali dalam mengantisipasi PMK hewan qurban.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Pemerintah Kota Makassar melalui Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) menggelar sosialisasi Peraturan Walikota (Perwali) Nomor k mengantisipasi adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak hewan qurban.

"Sosialisasi Perwali ini terkait penjaminan kualitas daging Aman, Sehat, Utuh, Halal (ASUH) yang layak dikomsumsi oleh masyarakat," kata Sekretaris Pemkot Makassar M Ansar di Makassar, Sabtu (25/6/2022).

Baca Juga

Dalam Perwali itu disebutkan, sosialisasi diselenggarakan bertujuan, memberikan pemahaman kepada pihak terkait, utamanya kepala pasar, camat ke bawah tentang peredaran daging yang sehat.

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan informasi cepat terserap di masyarakat, khususnya bagi pedagang daging agar lebih hati-hati membeli daging dari distributor yang tidak jelas jaminan ASUHnya.

Hal tersebut mengingat bahwa latar belakang penerbitan Perwali itu untuk mengantisipasi penyebaran penyakit hewan PMK yang bisa mengancam manusia, hewan, dan lingkungan.

Selain itu, ia juga mengimbau para camat dan jajarannya untuk menata penjual hewan qurban di wilayahnya menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah. "Tujuannnya agar tidak terjadi kesemrawutan dan menganggu lingkungan di sekitarnya," ujarnya.

Karena itu, 14 camat yang tersebar di Kota Makassar diminta untuk menentukan titik-titik lokasi penjualan ternak qurban, sehingga tidak semrawut, termasuk terus memantau.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile