Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

 

20 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Padang Targetkan 95 Persen Vaksinasi Anak

Ahad 26 Jun 2022 10:34 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Dwi Murdaningsih

Balita mendapat vaksin imunisasi polio pada realisasi program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di posyandu Gampong Lambhuk, Banda Aceh, Aceh, Rabu (8/6/2022). BIAN 2022 yang dicanangkan Kementerian Kesehatan pada akhir Mei lalu guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap imunisasi sehingga tercapainya target eliminasi campak-rubela/Congenital Rubella Syndrome (CRS) pada tahun 2023 serta mempertahankan Indonesia Bebas Polio dan mewujudkan Dunia Bebas Polio pada tahun 2026.

Balita mendapat vaksin imunisasi polio pada realisasi program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di posyandu Gampong Lambhuk, Banda Aceh, Aceh, Rabu (8/6/2022). BIAN 2022 yang dicanangkan Kementerian Kesehatan pada akhir Mei lalu guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap imunisasi sehingga tercapainya target eliminasi campak-rubela/Congenital Rubella Syndrome (CRS) pada tahun 2023 serta mempertahankan Indonesia Bebas Polio dan mewujudkan Dunia Bebas Polio pada tahun 2026.

Foto: ANTARA/Irwansyah Putra
Padang menggenjot status imunisasi.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Kota Padang, Gentina, menargetkan capaian vaksinasi anak 95 persen melalui kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kota Padang sejak bulan Mei tahun 2022.

 

Salah satu yang menjadi sasaran menurut Gentina adalah Kejar yakni melengkapi imunisasi yang belum lengkap seperti OPP dan IPP untuk vaksin polio, DPT, HB dan HIB untuk difteri, pertusis dan hepatitis.

Baca Juga

"Target kita adalah mampu mencapai 95 persen dari target sasaran anak yang akan diimunisasi," kata Gentina, Ahad (26/6/2022).

Selain itu juga diberikan vaksinasi MR yakni Measles dan Rubella atau lebih dikenal dengan campak Jerman untuk anak usia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun.

"Saat ini dampak dari pandemi Covid-19, capaian imunisasi Kota Padang masih rendah yakni diangkat 50 persen, serta sudah terjadi 7 Kejadian Luar Biasa (KLB) campak," ucap Gentina.

Untuk itulah menurut Gentina, melalui BIAN Dinas Kesehatan Kota Padang terus berupaya menggenjot status imunisasi, sehingga tidak ada lagi KLB di Kota Padang.

Mereka menggalakkan BIAN secara massive, mulia dari sekolah, posyandu, Puskesmas, serta seluruh fasilitas kesehatan yang ada.

Ia berharap warga Kota Padang dapat memaksimalkan BIAN dengan membawa anak yang belum mendapat imunisasi ke fasilitas yang telah disediakan.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile