Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

10 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kabid Binpres PBSI: Hasil Indonesia Open Harus Jadi Motivasi di Malaysia Open

Senin 27 Jun 2022 20:17 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Rionny Mainaky

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Rionny Mainaky

Foto: PBSI
Indonesia sebelumnya tanpa wakil sejak di semifinal Indonesia Open.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim bulu tangkis Indonesia mendapat kesempatan berlatih sambil menjajal lapangan pertandingan di Axiata Arena, jelang bergulirnya turnamen Malaysia Open 2022 BWF World Tour Super 750 pada 28 Juni hingga 3 Juli mendatang. Latihan selama 90 menit pada Senin (27/6) siang difokuskan untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky memimpin langsung jalannya latihan. Dimulai dari sektor ganda putra, ganda putri, dan tunggal putri, berlanjut sektor tunggal putra, dan ganda campuran.

Baca Juga

Nama-nama seperti Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian, Mohammad Ahsan, Apriyani Rahayu sangat menikmati sesi latihan ini. Tidak ketinggalan, para pemain eks pelatnas seperti Tommy Sugiarto dan Fitriani ikut bergabung.

Kondisi lapangan yang cukup berangin dikatakan Rionny sebagai kendala yang harus bisa cepat diadaptasi. Apalagi arah anginnya berbeda setiap lapangan.

"Memang perlu adaptasi, tadi agak kaget di awal-awal tapi setelah itu mulai terbiasa," ungkap Rionny dalam rilis PBSI.

Tim bulu tangkis Indonesia tidak turun dengan kekuatan terbaik dengan absennya beberapa andalan, termasuk ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Namun Rionny tetap optimis anak-anak asuhnya mampu berbicara banyak di negeri jiran.

Ia juga menekankan hasil kurang baik di East Ventures Indonesia Open 2022 pekan lalu harus dijadikan motivasi untuk kembali lebih baik. Walau tidak dengan kekuatan penuh, tim ini dinilainya merupakan yang terbaik dan sudah siap bertanding. Fokus sudah bagus dan dalam keadaan fit semua.

"Hasil kurang baik di Indonesia Open kemarin harusnya tidak membuat mereka down, tapi menjadi motivasi untuk membalas kekalahan dan meraih prestasi. Saya harap anak-anak bisa menyumbang gelar di turnamen ini," kata dia.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile