Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

13 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

502 Hewan Ternak di Kabupaten Tangerang Positif PMK, 80 Persennya Sudah Sembuh

Selasa 28 Jun 2022 13:05 WIB

Rep: eva rianti/ Red: Hiru Muhammad

Pemerintah Kabupaten Tangerang mencatat ada lebih dari 500 hewan ternak di Kabupaten Tangerang, Banten yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebanyak 80 persennya dinyatakan sudah sembuh, selebihnya masih menjalani proses pengobatan.

Pemerintah Kabupaten Tangerang mencatat ada lebih dari 500 hewan ternak di Kabupaten Tangerang, Banten yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebanyak 80 persennya dinyatakan sudah sembuh, selebihnya masih menjalani proses pengobatan.

Foto: humas Pemkab Tangerang
Hewan ternak yang terpapar PMK di Kabupaten Tangerang dipastikan menjalani isolasi

REPUBLIKA.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG -- Pemerintah Kabupaten Tangerang mencatat ada lebih dari 500 hewan ternak di Kabupaten Tangerang, Banten yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebanyak 80 persennya dinyatakan sudah sembuh, selebihnya masih menjalani proses pengobatan. 

"Yang terkena sudah 502 ekor di Kabupaten Tangerang, yang sudah sembuh 80 persen, sekitar 400 ekor lebih. Dan tidak ada yang mati di Kabupaten Tangerang akibat PMK," tutur Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Selasa (28/6/2022). 

Baca Juga

Hewan ternak yang terpapar PMK di Kabupaten Tangerang dipastikan menjalani isolasi dan perawatan yang ekstra. Zaki mengingatkan kepada para pemilik lapak hewan qurban di Kabupaten Tangerang agar segera melaporkan apabila menemukan hewan yang dicurigai terpapar PMK untuk segera dilakukan pengobatan. Hal itu terutama supaya pada saat pelaksanaan Hari Raya Qurban atau Idul Adha, kondisi hewan qurban sudah sehat. 

Lebih lanjut, Zaki menyebut pihaknya juga mulai melakukan vaksinasi PMK terhadap hewan ternak di Kabupaten Tangerang. Vaksinasi bertujuan untuk menekan angka penyebaran virus PMK di wilayahnya. "Mudah-mudahan program vaksinasi ini berlanjut terus untuk meminimalisasi penyebaran virus PMK dan meningkatkan daya imunitas hewan ternak di Kabupaten Tangerang," kata dia. 

Berdasarkan catatan Dinas Pertanian Provinsi Banten, Banten baru mendapatkan 1.000 dosis vaksin untuk vaksinasi darurat, dari jumlah yang diajukan ke Pemerintah Pusat sebanyak lebih dari 73 ribu. Dari jatah 1.000 dosis tersebut, sebanyak 600 dosis vaksin diantaranya untuk Kabupaten Tangerang yang telah dijadwalkan disuntikkan kepada hewan ternak pada 26-27 Juni 2022. 

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile