Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

 

11 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kisah Sukses Tamam Abou Hamidan, Imigran Gaza yang Jadi Kandidat Wali Kota di Swedia

Rabu 29 Jun 2022 01:59 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Tamam Abou Hamidan. Tamam Abou Hamidan. Tamam Abou Hamidan hijrah ke Swedia sejak 2014 dan mulai kehidupan dari nol

Tamam Abou Hamidan. Tamam Abou Hamidan. Tamam Abou Hamidan hijrah ke Swedia sejak 2014 dan mulai kehidupan dari nol

Foto: sydostran.se
Tamam Abou Hamidan hijrah ke Swedia sejak 2014 dan mulai kehidupan dari nol

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA – Tamam Abou Hamidan adalah wanita asal Gaza Palestina yang kini menjadi wali kota Olofstrom di Swedia. Banyak jalan terjal yang dilaluinya saat bertahan hidup di Swedia sejak beremigrasi pada 2014 bersama keluarganya. 

 

Tamam Abou Hamidan, 34 tahun, meninggalkan Gaza pada 2014 setelah perang brutal Israel di wilayah kantong laut yang terkepung. Dia dan keluarganya beremigrasi ke Swedia. Dia menetap di negara itu dan bisa mendapatkan surat izin tinggal dalam waktu dua bulan setelah kedatangannya di negara Eropa. 

Baca Juga

"Sepekan setelah tiba di Swedia, saya bekerja di restoran pizza," kata Abou Hamidan dikutip dari WAFA, Selasa (28/6/2022). Dengan bekerja di restoran pizza, dia bisa mendapat fasilitas aplikasi untuk izin tinggal, yang diperoleh tidak lama setelah itu. 

Abou Hamidan kemudian belajar bahasa Swedia, yang membantunya mendapatkan pekerjaan di bidang lain. Termasuk pekerjaan sebagai penasihat untuk membantu para migran baru memasuki pasar tenaga kerja. Dia kemudian dipekerjakan  kantor tenaga kerja di Blekinge County di selatan Swedia. 

"Mendapatkan pekerjaan ini memotivasi saya. Segalanya mulai terlihat lebih baik, dan itu memberi saya kekuatan untuk melanjutkan dan mengejar lebih banyak tujuan," ucapnya. 

Di Gaza, Abou Hamidan telah memiliki gelar jurnalistik dari Universitas Al-Aqsa. Lalu dia kembali kuliah dan mendapatkan gelar master dalam Kepemimpinan dan Organisasi dari University of Malmo. 

Lantas dia bergabung dengan Partai Sosial Demokrat di kota Olofstrom di Blekinge County. Pada 2018 dia dinominasikan ke Dewan Blekinge County, sampai akhirnya dia menjadi wakil wali kota. Ketika jabatan wali kota kosong, partainya mengajukan nama dirinya untuk menjadi wali Kota Olofstrom.

 

Sumber: wafa

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile