Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

 

19 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

MUI Lombok Tengah Minta Warga Pastikan Hewan Qurban Sehat

Rabu 29 Jun 2022 04:27 WIB

Red: Ani Nursalikah

Petugas Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo memeriksa gigi seekor sapi yang dijual di kawasan Lingkar Timur, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (27/6/2022). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang dijual itu terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) sehingga layak dikonsumsi oleh masyarakat. MUI Lombok Tengah Minta Warga Pastikan Hewan Qurban Sehat

Petugas Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo memeriksa gigi seekor sapi yang dijual di kawasan Lingkar Timur, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (27/6/2022). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban yang dijual itu terbebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) sehingga layak dikonsumsi oleh masyarakat. MUI Lombok Tengah Minta Warga Pastikan Hewan Qurban Sehat

Foto: ANTARA/Umarul Faruq
Hewan qurban harus dipastikan bebas dari penyakit.

REPUBLIKA.CO.ID, PRAYA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat meminta warga memastikan hewan yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah dalam keadaan sehat dan memenuhi syarat dijadikan hewan qurban.

 

Ketua MUI Lombok Tengah Minggre Hammy mengatakan hewan qurban harus dipastikan bebas dari penyakit, termasuk penyakit mulut dan kuku. Ia mengatakan, hendaknya hewan yang hendak disembelih untuk qurban memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari Dinas Pertanian dan Peternakan.

Baca Juga

"Pengusaha ternak harus menjual sapi yang sehat untuk qurban. Warga juga harus membeli ternak yang sehat. SKKH tidak akan bisa keluar jika (ternak) tidak betul-betul dalam keadaan sehat," katanya, Rabu (29/6/2022).

Ia menjelaskan bahwa hewan qurban juga harus memenuhi ketentuan umur, yakni dua tahun untuk sapi, satu tahun untuk kambing, dan enam bulan untuk domba. Selain itu, hewan yang dianjurkan untuk qurban yang gemuk dan sempurna, lengkap anggota badannya, dan tidak cacat.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah Lalu Taufikurahman mengatakan stok hewan qurban di Lombok Tengah masih aman. "Populasi ternak di Lombok Tengah saat ini mencapai 300 ribu ekor sehingga kebutuhan hewan qurban bisa terpenuhi," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile