Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

 

2 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pasukan Israel Terus Tahan Jenazah Remaja Palestina Tewas di Ramallah

Rabu 29 Jun 2022 22:35 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah

Anggota pasukan keamanan Israel menahan seorang pengunjuk rasa Palestina di dekat Gerbang Damaskus di luar Kota Tua Yerusalem saat warga Israel memperingati Hari Yerusalem, hari libur Israel yang merayakan penaklukan Kota Tua selama perang Timur Tengah 1967. Ahad, 29 Mei 2022. Pasukan Israel Terus Tahan Jenazah Remaja Palestina Tewas di Ramallah

Anggota pasukan keamanan Israel menahan seorang pengunjuk rasa Palestina di dekat Gerbang Damaskus di luar Kota Tua Yerusalem saat warga Israel memperingati Hari Yerusalem, hari libur Israel yang merayakan penaklukan Kota Tua selama perang Timur Tengah 1967. Ahad, 29 Mei 2022. Pasukan Israel Terus Tahan Jenazah Remaja Palestina Tewas di Ramallah

Foto: AP/Mahmoud Illean
Israel terus menahan mayat 104 warga Palestina yang telah terbunuh sejak 2015.

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Pasukan Israel dilaporkan terus menahan jenazah Mohammad Hammad, seorang remaja Palestina yang tewas pada Jumat (24/6/2022) di dekat Ramallah. Tindakan ini dijelaskan keluarganya kepada The New Arab, Senin (27/6/2022).

 

Remaja 16 tahun itu tewas Jumat malam di luar kota Silwad, Timur Ramallah di jalan yang memisahkan kota itu dari pemukiman Israel Ofra. Seorang juru bicara militer Israel mengatakan militer Israel menggunakan tembakan mematikan sebagai upaya terakhir. 

Baca Juga

"Mohammad tidak bersenjata dan tidak menimbulkan bahaya bagi tentara Israel. Tentara Israel tidak hanya membunuhnya, tetapi mereka juga mengambil mayatnya dan mencegah kami berkabung," kata ayahnya, dilansir dari The New Arab, Selasa (28/6/2022).

"Kantor penghubung Palestina mengatakan kepada kami pada hari Jumat bahwa tentara Israel telah memutuskan untuk mengembalikan tubuh Mohammad pada Sabtu pagi, tetapi kami belum mendengar kabar dari mereka atau dari Israel setelah itu," kata sang ayah lebih lanjut.

Pada April, pasukan Israel menyerbu Silwad dan mengepung rumah keluarga Hammad sebelum menangkap kakak laki-lakinya, Ahmad. "Muhammad tidak pernah melempar batu seumur hidupnya. Dia tidak pernah ikut konfrontasi, dan selalu lari ke rumah saat tentara menyerbu Silwad. April lalu, ketika dia menyaksikan tentara Israel dengan kasar menyeret kakak laki-lakinya keluar, setelah mengepung dan menggeledah rumah. Dia banyak berubah setelah itu," kata ayahnya. 

"Dia mulai mengekspresikan perasaan agresif terhadap pendudukan Israel dan mulai mengambil bagian dalam protes dan konfrontasi," tambahnya. 

Kota Silwad telah menjadi sasaran serangan Israel dalam beberapa pekan terakhir. Pada bulan April, pasukan Israel membunuh seorang anak berusia 18 tahun dalam serangan penangkapan di Silwad. Sebelumnya pada pertengahan Juni, pasukan Israel menangkap remaja 14 tahun lainnya di kota itu.

Israel terus menahan mayat 104 warga Palestina yang telah terbunuh sejak 2015 menurut Pusat Bantuan Hukum Yerusalem - JLAC, yang mengkampanyekan pembebasan mereka, mengatakan kepada The New Arab.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile