Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

 

20 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

AS akan Bangun Pangkalan Militer di Polandia, Sinyal Keras untuk Rusia?

Rabu 29 Jun 2022 15:00 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Presiden AS Joe Biden (3-kanan) dan Presiden Indonesia Joko Widodo (2-kiri) bereaksi di samping Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen (kiri) dan Presiden Argentina Alberto Fernandez (kanan) selama KTT G7 di Kastil Elmau di Kruen, Jerman, 27 Juni 2022. Jerman menjadi tuan rumah KTT G7 di Kastil Elmau dekat Garmisch-Partenkirchen dari 26 hingga 28 Juni 2022.

Presiden AS Joe Biden (3-kanan) dan Presiden Indonesia Joko Widodo (2-kiri) bereaksi di samping Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen (kiri) dan Presiden Argentina Alberto Fernandez (kanan) selama KTT G7 di Kastil Elmau di Kruen, Jerman, 27 Juni 2022. Jerman menjadi tuan rumah KTT G7 di Kastil Elmau dekat Garmisch-Partenkirchen dari 26 hingga 28 Juni 2022.

Foto: EPA-EFE/CLEMENS BILAN
Polandia menyambut komitmen besar AS dalam membangun markas militernya.

REPUBLIKA.CO.ID, WARSAWAT  -- Polandia pada Rabu menyambut komitmen Presiden AS Joe Biden untuk mendirikan Markas Besar Angkatan Darat ke-5 di Polandia sebagai realisasi dari mimpi lama. Pembangunan markas akan mengirimkan sinyal yang jelas ke Rusia.

 

Biden mengatakan pada pertemuan puncak NATO(Pakta Pertahanan Atlantik Utara) di Madrid sebelumnya pada Rabu bahwa Amerika Serikat sedang mengubah postur kekuatannya di Eropa untuk menghadapi potensi ancaman baru dari Rusia setelah invasinya ke Ukraina.

Baca Juga

Sejak Rusia mencaplok wilayah Krimea milik Ukraina pada 2014, Polandia memandang peningkatan pasukan NATO di sayap timur aliansi Barat itu sebagai langkah penting untuk memastikan keamanan Eropa tengah dalam menghadapi peningkatan agresivitas Rusia.

Polandia telah lama berupaya agar AS membangun pangkalan militer permanen di wilayahnya."Ini adalah kesuksesan yang datang dari negosiasi yang panjang dan konsisten mengenai masalah ini dan, pada saat yang sama, sinyal yang sangat jelas bahwa Amerika bermaksud untuk meningkatkan, bukan mengurangi, kehadiran mereka di Polandia," kata Jakub Kumoch, penasihat kebijakan luar negeri presiden Polandia kepada Reuters.

"Sesuatu yang tampaknya mustahil bagi banyak orang menjadi kenyataan hari ini," tulis Wakil Menteri Luar Negeri Marcin Przydacz di Twitter.

"Kami mewujudkan kehadiran permanen AS di Polandia... Ini juga merupakan sinyal yang jelas bagi Moskow."

Pada 2018, Polandia yang berbatasan dengan Ukraina serta Belarus--sekutu dekat Rusia-- mengusulkan nama pangkalan militer "Fort Trump" (Benteng Trump), untuk menghormati presiden AS saat itu Donald Trump, sebagai imbalan baginya untuk merealisasikan kehadiran permanen pasukan AS di Polandia.Namun, "Benteng Trump" tidak terwujud selama Trump menjabat.

sumber : Reuters/antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile