Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Larangan Burkini Bukan Hanya Pengaruhi Wanita Muslim

Kamis 30 Jun 2022 06:08 WIB

Rep: mgrol135/ Red: Ani Nursalikah

Dalam file foto 4 Agustus 2016 yang dibuat dari video, Nissrine Samali, 20, masuk ke laut mengenakan burkini, pakaian seperti pakaian selam yang juga menutupi kepala, di Marseille, Prancis selatan. Larangan Burkini Bukan Hanya Pengaruhi Wanita Muslim

Dalam file foto 4 Agustus 2016 yang dibuat dari video, Nissrine Samali, 20, masuk ke laut mengenakan burkini, pakaian seperti pakaian selam yang juga menutupi kepala, di Marseille, Prancis selatan. Larangan Burkini Bukan Hanya Pengaruhi Wanita Muslim

Foto: AP Photo
Kebutuhan menutup aurat tidak hanya dilatarbelakangi oleh agama.

REPUBLIKA.CO.ID, GRENOBLE -- Sejak 2016, larangan burkini telah diterapkan di kolam renang umum di Prancis, tetapi setelah protes dari wanita Muslim, dewan kota Grenoble memutuskan untuk menunda larangan tersebut bulan lalu. Dewan Negara Prancis menolak perselisihan tersebut dan menegakkan pembatasan tersebut, dengan menyatakan pengecualian tertentu terhadap peraturan untuk memenuhi tuntutan agama tidak dapat diizinkan.

 

 

Baca Juga

Burkini, seperti yang kita ketahui, ditemukan pada 2004 oleh perancang busana Lebanon-Australia Aheda Zanetti untuk menyediakan pakaian yang memungkinkan wanita Muslim menikmati gaya hidup pantai Australia sambil mengikuti pedoman pakaian sederhana mereka.

Sejak saat itu, telah menjadi subyek banyak kontroversi; Prancis, misalnya, yang membanggakan diri pada sekularisme, menganggapnya sebagai simbol ekstremisme agama. Namun, pakaian renang yang menutupi seluruh tubuh tidak selalu atas alasan agama, ada banyak alasan mengapa wanita tertarik pada pakaian renang gaya burkini untuk wisata kolam renang umum dan pantai.

 

Contoh saja aktris Lindsay Lohan, yang mengenakan burkini saat berlibur di Thailand pada 2017. Enam tahun sebelumnya, tokoh televisi Inggris Nigella Lawson membuat kehebohan saat dia mengenakan burkini dari merek Muslim Modestly Active saat berlibur di Sydney.

Chiara Taffarello, desainer Italia di balik merek pakaian renang mewah sederhana Munamer, yang berpartisipasi dalam Pekan Mode Mode Dubai tahun lalu, mengungkapkan sekitar 20 persen pelanggannya adalah non-Muslim. “Banyak wanita Eropa yang memesan burkini, terkadang tidak menggunakan penutup kepala atau bahkan legging, tetapi membelinya karena mereka membutuhkan atasan berlengan panjang yang menutupi hingga setengah kaki,” kata Tafarello kepada The National, Selasa (28/6/2022).

 

“Kebutuhan menutup aurat tidak hanya dilatarbelakangi oleh agama, tetapi bisa juga karena alasan kesehatan atau pribadi. Jika Anda ingin mempertahankan hak pergi ke pantai dan kolam renang untuk semua orang, saya yakin Anda dapat menemukan solusi dan kompromi lain,” ucap Taffarello, yang tidak setuju dengan larangan burkini Prancis.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile