Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

20 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kementan Luncurkan Gerakan Disinfeksi Pengendalian PMK

Kamis 30 Jun 2022 07:31 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Muhammad Hafil

Pekerja menyemprotkan cairan disinfektan di kandang hewan kurban di sentra penjualan hewan kurban di Boru, Kota Serang, Banten, Kamis (30/6/2022). Menurut pedagang harga hewan kurban tahun ini naik dibanding tahun lalu seperti sapi dengan bobot sekitar 225 kg naik dari Rp18 juta menjadi Rp22 juta dan sapi dengan bobot sekitar 350 kg naik dari Rp22 juta menjadi Rp26 juta akibat terbatasnya pasokan karena adanya karantina wilayah untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Pekerja menyemprotkan cairan disinfektan di kandang hewan kurban di sentra penjualan hewan kurban di Boru, Kota Serang, Banten, Kamis (30/6/2022). Menurut pedagang harga hewan kurban tahun ini naik dibanding tahun lalu seperti sapi dengan bobot sekitar 225 kg naik dari Rp18 juta menjadi Rp22 juta dan sapi dengan bobot sekitar 350 kg naik dari Rp22 juta menjadi Rp26 juta akibat terbatasnya pasokan karena adanya karantina wilayah untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Foto: ANTARA/Asep Fathulrahman
Kementan Luncurkan Gerakan Disinfeksi Pengendalian PMK

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meluncurkan gerakan disinfeksi nasional dalam rangka pengendalian penyakit mulu dan kuku (PMK). Mentan menyampaikan Kementerian Pertanian (Kementan) berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam pengendalian PMK.

Baca Juga

"Hari ini ada kebanggaan tersendiri karena BNPB ketuanya hadir, PMI

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile