Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

11 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Libur Sekolah, Kunjungan Wisatawan ke Pangandaran Mulai Meningkat

Kamis 30 Jun 2022 09:36 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Andi Nur Aminah

Suasana Pantai Barat Pangandaran (ilustrasi)

Suasana Pantai Barat Pangandaran (ilustrasi)

Foto: Republika/Bayu Adji P
Peningkatan sudah mulai terjadi sejak pekan lalu, tapi tidak signifikan.

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN -- Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pangandaran mulai mengalami peningkatan sejak pekan lalu. Pasalnya, saat ini sudah memasuki musim libur sekolah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari, mengatakan, peningkatan kunjungan wisatawan sudah mulai terjadi sejak pekan lalu. Namun, peningkatan kunjungan tak terlalu signifikan.

Baca Juga

"Peningkatan sudah mulai terjadi sejak pekan lalu, tapi tidak signifikan. Karena datangnya diprediksi tidak akan langsung membludak. Tidak seperti libur Lebaran kemarin," kata dia, Kamis (30/6/2022).

Tonton memperkirakan, kedatangan wisatawan pada musim liburan kali ini tak akan tertumpuk pada satu waktu. Pasalnya, libur sekolah kali ini panjang, yaitu sekitar tiga pekan.

Berdasarkan pemantauannya di lapangan, wisatawan yang datang ke Kabupaten Pangandaran kali ini tak hanya ramai pada akhir pekan. Pada hari biasa, wisatawan di Kabupaten Pangandaran juga disebut cukup ramai. "Saat weekdays ini juga banyak hotel yang terisi," kata dia.

Ia memperkirakan, wisatawan yang datang ke Kabupaten Pangandaran pada musim liburan sekolah kali ini akan lebih banyak yang menggunakan kendaraan pribadi. Pasalnya, wisatawan yang datang akan didominasi oleh keluarga.

Karena itu, Tonton menambahkan, pihaknya telah menyampaikan kepada Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Pangandaran untuk lebih siaga. "Karena akan banyak anak sekolah yang liburan," kata dia.

Ihwal penerapan protokol kesehatan (prokes), menurut dia, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangandaran masih akan melakukan pemantauan. Selain itu, hotel-hotel di Kabupaten Pangandaran juga masih menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining para wisatawan yang menginap.

Sementara itu, Ketua Balawista Kabupaten Pangandaran, Wicaksono, mengimbau wisatawan untuk selalu mematuhi rambu-rambu yang sudah terpasang di sekitar pantai. Wisatawan diminta tak memaksakan berenang di zona berbabaya demi keselamatan.

Ia juga mengingatkan wisatawan untuk selalu mengawasi anak-anaknya. Sebab, peristiwa yang sering terjadi pada musim liburan di Kabupaten Pangandaran adalah anak terpisah dari orang tuanya.

"Kami menyarankan kepada orang tua yang berlibur agar selalu mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai asik sendiri, terus lupa dengan anaknya," ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, merekomendasikan sejumlah destinasi wisata unggulan yang dapat dikunjungi selama musim libur sekolah. Salah satu daerah di Jawa Barat (Jabar) yang direkomendasikan untuk didatangi para pelajar untuk menikmati momen libur sekolah adalah Kabupaten Pangandaran. Ia menilai, Kabupaten Pangandaran memiliki sejumlah objek wisata alam yang menarik, seperti Pantai Pangandaran, Green Canyon, dan Pantai Batu Hiu.

Selain Kabupaten Pangandaran, Sandiaga juga merekomendasikan wisatawan di Jabar mendatangi Kota Bandung dan Kabupaten Garut. Menurut dia, Kota Bandung telah mendapat predikat sebagai daerah dengan wisata kuliner terbaik. Sementara Kabupaten Garut menawarkan panorama alam yang menakjubkan seperti Kawasan Wisata Cipanas dan Pantai Santolo.

Sandiaga juga berpesan kepada seluruh masyarakat yang akan berlibur pada momentum libur sekolah untuk tetap menjaga kewaspadaan terhadap pandemi Covid-19. Penerapan prokes harus tetap diterapkan dengan disiplin.

“Kita harus tetap mengingatkan tentang kewaspadaan terhadap kenaikan angka penularan Covid-19. Jadi tetap berwisata namun dengan penuh kewaspadaan dengan protokol yang ketat dan disiplin. Jangan sampai euforia libur sekolah kita lupa menerapkan standar prokes, yaitu CHSE yang ketat pada destinasi, akomodasi, dan atraksi wisata,” kata dia melalui siaran pers, awal pekan ini.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile